22 May 2020, 22:27 WIB

Wakil Ketua MPR RI Minta Pemerintah Kendalikan Mobilitas Warga


Retno Hemawati | Politik dan Hukum

WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat meminta pemerintah mengendalikan mobilitas warga dan menegakkan protokol kesehatan dalam aktivitas menyambut Hari Raya Idul Fitri 1441 H.

"Di tengah terus meningkatnya jumlah positif Covid-19 secara nasional, keberhasilan pemerintah dalam mengendalikan mobilitas masyarakat dan penegakan protokol kesehatan sepanjang libur Lebaran ini sangat kita harapkan," kata Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Jumat (22/5).

Apalagi pada Kamis (21/5), tambahnya, tercatat penambahan 973 pasien positif Covid-19. Angka tersebut merupakan penambahan kasus baru tertinggi sejak kasus pertama diumumkan pada 2 Maret 2020.

Dengan melihat angka itu dan kurva penyebaran Covid-19 di tanah air, menurut Rerie sapaan akrab Lestari, pemerintah tidak boleh lengah dalam menegakkan aturan pembatasan maupun pelaksanaan protokol kesehatan.

“Pemerintah harus benar-benar menunjukkan ketegasan dan kemampuannya dalam mengendalikan mobilitas masyarakat di masa libur Lebaran ini. Kerja sama antarinstansi dan pemerintah daerah sangat diperlukan untuk mengendalikan mobilitas masyarakat dan potensi penyebaran Covid-19 hingga daerah."

Menurut Rerie, sejumlah aktivitas di masa Lebaran ini perlu diantisipasi, seperti kemungkinan pergerakan orang saat bersilaturahmi dan kerumunan orang di satu tempat saat merayakan Hari Kemenangan usai Ramadan.

Kondisi mengabaikan aturan dan protokol kesehatan, Rerie mengingatkan, sangat berisiko memicu ledakan jumlah penyebaran Covid-19.

Karena itu, Rerie mempertanyakan terjadinya arus kendaraan keluar dari DKI Jakarta yang masih terus mengalir jelang Lebaran. PT Jasa Marga mencatat pada rentang waktu 17 Mei-19 Mei 2020 tercatat 214.014 kendaraan keluar dari DKI Jakarta.

"Pemerintah harus mampu mengambil langkah yang cermat dalam mengatasi sikap abai masyarakat. Pemerintah harus memberi pengertian bahwa pengendalian penyebaran Covid-19 perlu partisipasi aktif dari masyarakat dalam mematuhi aturan."

Salah satu tugas pemerintah, menurut Legislator Partai NasDem itu, adalah mengendalikan kondisi-kondisi tersebut.

Sedangkan di sisi masyarakat, jelasnya, diharapkan mampu mengendalikan diri dan meningkatkan disiplin dalam mematuhi anjuran tinggal di rumah dan menjalankan protokol kesehatan.

Pengalaman sejumlah negara yang mulai melonggarkan kebijakan usai melakukan pembatasan kegiatan, seperti Tiongkok dan Korea Selatan, bahkan menghadapi ancaman penyebaran Covid-19 gelombang kedua.

Bila pemerintah mampu mengendalikan mobilitas masyarakat di masa libur Lebaran dan lebih banyak masyarakat mematuhi protokol kesehatan, menurut Rerie, hal itu merupakan satu tahapan menuju keberhasilan mengendalikan penyebaran Covid-19 di tanah air. (OL-12)

BERITA TERKAIT