22 May 2020, 14:00 WIB

Positif Covid-19 Nekad Mudik Terciduk di Tasikmalaya


Adi Kristiadi | Nusantara

SEORANG pemudik berinisial RS, berasal dari Jakarta harus dievakuasi di pos penyekatan Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Hal ini dilakukan tim gugus tugas setelah mendapatkan informas yang bersangkutan positrif Covid-19.

Kapolsek Salawu Ajun Komisaris Dedi Hidayat mengatakan, petugas di lapangan menerima informasi ada salah satu pemudik berasal dari Jakarta dinyatakan positif Covid-19 oleh Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta. Namun, yang bersangkutan justru telah pulang kampung ke rumahnya di Tasikmalaya.

"Saya mendapat informasi adanya laporan dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta ke Kabupaten Tasikmalaya untuk mengevakuasi satu orang pemudik, karena dia positif Covid-19. Petugas langsung bersiaga di Pos penyekatan dengan memakai APD lengkap, dan ketika pemudik melintas memakai sepeda motor langsung dihentikan dan melakukan evakuasi terhadap pasien pada Kamis (21/5) pukul 00.30 WIB," kata Kapolsek Salawu Dedi Hidayat, Jumat (22/5).

Dedi Hidayat mengatakan, pemudik tersebut menggunakan sepeda motor sendirian. Namun, berangkat bersama dengan kawannya dengan motor masing-masing. Kedua orang ini langsung dimasukkan ke ambulance dan dibawa ke RS Singaparna Medika Citrautama (SMC).

"Petugas sudah membawa pasien laki-laki itu ke RS SMC menggunakan kendaraan berbeda, setelah diberhentikan di Pos penyekatan dan upaya tersebut juga sudah dilakukannya oleh gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP)," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pelayanan RS SMC, Adi Widodo mengatakan, pihaknya telah mendapatkan laporan dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta ke Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya berkaitan dengan salah seorang pemudik berinisial RS positif terpapar Covid-19. Pasien sudah diisolasi di rumah sakit dan sekarang ini, kondisi fisiknya baik-baik saja.

"Pasien positif di Kabupaten Tasikmalaya saat ini bertambah menjadi dua orang. Salah satu pasien dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang. Kami meminta agar masyarakat harus selalu menjaga jarak, tidak berkerumun dan tetap harus memakai masker saat keluar rumah," pungkasnya. (OL-13)

Baca Juga: Kemenperin Diminta Setop Izin Khusus Industri Selama PSBB Tahap 3

BERITA TERKAIT