22 May 2020, 13:48 WIB

​​​​​​​Presiden Tiadakan Open House Lebaran Tahun Ini


Andhika Prasetyo | Politik dan Hukum

PRESIDEN Joko Widodo beserta seluruh jajaran menteri tidak akan menggelar open house pada perayaan Hari Raya Idulfitri tahun ini.

Upaya itu dilakukan sebagai bentuk konsistensi pemerintah dalam menerapkan physical distancing.

"Open House akan menimbulkan kerumunan dan interaksi jarak dekat sehingga berpeluang menjadi pusat penyebaran virus secara cepat. Maka dari irmtu, hal ini dihindari presiden yang kemudian diikuti oleh seluruh jajaran dibawahnya," ujar Staf Khusus Presiden Bidang Sosial Angkie Yudistia melalui keterangan resmi, Jumat (22/5).

Angkie menambahkan, presiden begitu memahami bahwa sejatinya Lebaran adalah momentum bagi umat muslim untuk bermaaf-maafan dengan orang terdekat secara langsung. Namun, situasi sekarang sangat tidak memungkinkan untuk itu.

"Untuk sementara kita bisa bersilaturahmi dengam keluarga, kerabat, sahabat secara daring. Tidak perlu memaksakan melakukan pertemuan fisik," tuturnya.

Baca juga: KPK Fasilitasi Sistem Kunjungan Daring Tahanan saat Idulfitri

Presiden pun, dalam dua bulan terakhir, menyelenggarakan rapat baik terbatas atau paripurna secara daring menggunakan video konferensi.

Dalam waktu dekat, belum ada rencana untuk kembali menggelar rapat secara langsung atau dalam bentuk pertemuan fisik.

Kita tentunya ingin hidup normal kembali seperti saat sebelum ada pandemi ini. Namun, itu akan membawa konsekuensi," tandas Angkie. (A-2)

BERITA TERKAIT