22 May 2020, 08:15 WIB

Dolar AS Naik Ditopang Data Ekonomi Positif


Antara | Ekonomi

DOLAR AS menguat terhadap sejumlah mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), karena para pelaku pasar mencerna sejumlah data ekonomi yang lebih baik daripada perkiraan.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, naik 0,24% menjadi 99,3670.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi US$1,0955 dari US$1,0984 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi US$1,2235 dari US$1,2230 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia jatuh menjadi US$0,6564 dari US$0,6600.

Dolar AS dibeli 107,58 yen Jepang, lebih tinggi dari 107,48 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS juga menguat menjadi 0,9701 franc Swiss dari 0,9647 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3947 dolar Kanada dari 1,3891 dolar Kanada.

Baca juga: Harga Emas Berjangka Jatuh US$30,2 karena Investor Ambil Untung

Dalam data ekonomi, klaim pengangguran awal Amerika Serikat, cara kasar untuk mengukur pemutusan hubungan kerja (PHK) mencapai 2,438 juta dalam pekan yang berakhir 16 Mei, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan Kamis (21/5).

Selama sembilan minggu terakhir, lebih dari 38 juta orang Amerika telah mengajukan klaim asuransi pengangguran, karena ekonomi terus terhuyung-huyung di tengah pandemi covid-19.

Sementara itu, perusahaan-perusahaan sektor swasta AS melaporkan tingkat kontraksi kegiatan yang sedikit lebih lambat pada Mei, ketika ekonomi mulai dibuka kembali, penyedia informasi global yang berbasis di London IHS Markit mengatakan pada Kamis (21/5).

Indeks Komposit PMI (Indeks Manajer Pembelian) AS pendahuluan dari IHS Markit tercatat 36,4 pada Mei, naik dari 27,0 pada April. (A-2)

BERITA TERKAIT