22 May 2020, 01:40 WIB

Jelang Lebaran, Waspadai Beredarnya Makanan Kedaluwarsa


Lilik Darmawan | Nusantara

KANTOR Loka Pengawasa Obat dan Makanan (POM) Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) bersama tim Dinas Kesehatan (Dinkes) Purbalingga menemukan sejumlah makanan ringan yang kedaluwarsa dan rusak. Loka POM meminta kepada pemilik toko untuk tidak menjualnya kembali.

Kepala Loka POM Banyumas Suliyanto mengatakan dalam razia yang dilakukan Rabu (20/5), pihaknya menemukan produk makanan yang kemasannya rusak dan kedaluwarsa.

"Ada juga bahan makanan yang tidak memiliki izin edar. Berbagai produk makanan tersebut ditemukan di toko-toko di Kota Purbalingga dan distributor makanan ringan di Bukateja," jelas Suliyanto, Kamis (21/5).

Menurutnya, pada razia yang dilakukan, pihaknya menemukan mie gaplek yang telah kedaluarsa sebanyak 600 bungkus dan produk makanan ringan yang rusak digigit tikus sekitar 50 bungkus.

"Untuk makanan yang rusak dan kedaluarsa, kami minta supaya ditarik dan tidak dijual lagi. Sedangkan untuk makanan yang izin edarnya telah habis, maka penjual kami minta supaya ditukarkan di distributor," ujarnya. (R-1)

 

BERITA TERKAIT