22 May 2020, 00:40 WIB

Petugas Terpapar Korona, Dua Puskesmas di Tasikmalaya Ditutup


Kristiadi | Nusantara

DINAS Kesehatan Kota Tasikmalaya, Jawa Barat menutup layanan di dua puskesmas setelah ditemukan petugas medis dan perawat di fasiltas kesehatan tersebut terindikasi terpapar Covid-19. Setelah layanan kesehatan di Puskesmas Tamansari di Kecamatan Tamansari ditutup, pelayanan kesehatan di Puskesmas Cigeureung, Kecamatan Cipedes, ditutup pada (21/5).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Uus Supangat mengatakan penutupan dilakukan, setelah ditemukannya satu petugas kesehatan yang reaktif Covid-19 melalui rapid test.

"Kita selama itu berkala melakukan rapid test di puskesmas setelah ada yang positif, akan tetapi dengan kejadian tersebut akhirnya kita tutup untuk mengantisipasi penyebaran virus korona. Karena, penyebaran tersebut selama ini ada indikasi terjadi transmisi lokal setiap puskesmas," katanya, Kamis (21/5).

Ia menjelaskan, dengan ditutupkan Puskesmas Tamansari dan Cigerung, masyarakat bisa mendapatkan layanan kesehatan di puskesman lain yang terdekat. "Rata-rata puskesma melayani sekira 100 pasien dalam sehari dan pelayanan kesehatan untuk masyarakat di dua wilayah itu diarahkan ke puskesmas lain yang terdekat," jelasnya.

Lebih jauh, Uus mengatakan, kemungkinan besar saat ini telah terjadi transmisi lokal penularan Covid-19 di Kota Tasikmalaya karena jumlah kasus positif setiap harinya semakin bertambah. Berdasarkan data terakhir, terdapat 46 kasus positif diantaranya 23 orang terkonfirmasi melalui hasil tes swab dan 23 orang melalui hasil rapid test.

"Saya mengimbau warga tidak perlu khawatir untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Jika ada yang perlu berobat, warga bisa juga mendatangi puskesmas terdekat lainnya yang masih beroperasi. Namun, masyarakat juga harus selalu mengenakan masker dan jaga jarak ketika keluar rumah," paparnya. (R-1)

BERITA TERKAIT