21 May 2020, 20:24 WIB

Tekan Penyebaran Korona, MTI :yang Sudah Mudik Jangan Balik Dulu


Hilda Julaika | Humaniora

KEBIJAKAN larangan mudik yang dikeluarkan pemerintah terbukti banyak dilanggar oleh masyarakat yang nekat pulang kampung di tengah pandemi covid-19.

Melihat kondisi itu, Masyarakat Transportasi Indonesia mengimbau pemudik yang sudah berada di kampung halaman untuk tidak terburu-buru kembali ke kota, terutama yang masuk zona merah penyebaran covid-19. Hal itu menurut Ketua Umum MTI Agus Taufik Mulyono agar pergerakan virus korona tidak semakin masif.

“Yang sudah pulang kampung disarankan jangan balik lagi. Disarankan untuk tetap tinggal di desa atau di kampung-kampung jadi mudah-mudahan mereka tidak mengedepankan budaya arus balik. Budaya mudik kan pulang. Ini budaya adalah untuk mempertahankan hidupnya dengan tidak melakukan arus balik.,” ujar Agus melalui konferensi secara virtual, Kamis (21/5).

Lebih lanjut pihaknya juga mengingatkan pemerintah daerah (Pemda) untuk memikirkan persoalan mobilitas lokal ini. Pasalnya, indikasi penyebaran di kota kecil sudah terjadi. Ia menyebutkan daerah Gunung Kidul yang penyebarannya meningkat secara drastis, lalu Wonogiri, dan daerah tujuan mudik atau pulang kampong lainnya.

Baca juga : Lebaran saat Pandemi, Ini Tips Lakukan Silaturahmi Online

“Pemda harus memikirkan persoalan mobilitas lokal. Ini jadi tanggung jawab sudah beralih ke daerah bukan pemerintah pusat lagi, padahal daerah punya keterbatasan. Ini yang menjadi persoaln keterbatas sdm yang urusi di RS, keterbatas peralatan di RS, keterbatasan dana, dan operasionla alat angkut fasiliats umum,” paparnya.

Selain itu, Pemda pun perlu meningkatkan pemahaman peningkatan kepatuhan kedisiplinan terhadap penerapan protokol covid-19. Karena di daerah saat ini tengah kewalahan.

“Mobilitas lokal sangat ditentukan bagaimana ketegasan daerah,” pungkasnya. (OL-7)

BERITA TERKAIT