21 May 2020, 20:00 WIB

Umat Diingatkan Beragama Islam Itu Mudah


Lina Herlina | Humaniora

WAKIL Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, mengimbau agar masyarakat melaksanakan Salat Idul Fitri 1441 H di rumah. Hal itu sejalan dengan imbauan dari pemerintah pusat agar Salat Idul Fitri tidak dilakukan secara berjamaah di masjid maupun di lapangan.

Pemerintah pusat, kata Sudirman, tentu sudah mempertimbangkan alasan mengapa salat Idul Fitri di rumah saja, bahkan telah meminta pertimbangan dari tiga organisasi Islam terbesar di Indonesia, yakni NU, Muhammadiyah dan MUI.

"Harus dipahami di tengah kondisi pandemi, salat di masjid ataupun di rumah, Insya Allah pahalanya sama karena ada Udzur (halangan) di dalamnya dan dalam rangka mengikuti edaran pemerintah dan MUI. Islam itu memudahkan," ungkap Sudirman, Kamis (21/5).

Bagi dia, tidak bisa salat di masjid, bisa di rumah. Saat sakit, tidak bisa salat dengan berdiri, bisa duduk atau berbaring. Tidak bisa kena air, bisa (wudhu) dengan tayammum. "Inilah kelaziman keringanan yang Allah berikan," tukas Sudirman.

Bahkan menurutnya,  sudah terbit Taushiyah MUI Sulsel nomor 29/DP.P.XXI/V/2020 tentang panduan pelaksanaan Salat Idul Fitri di rumah dalam kondisi pandemi Covid-19. Hal itu disampailan Sudirman, lantaran sejumlah pihak masih berniat salat Idul Fitri di masjid. (OL-13)

Baca Juga: Wapres : Perlu ada Fatwa soal Lebaran dan Silaturahmi dari Rumah

 

BERITA TERKAIT