21 May 2020, 13:30 WIB

PSBB di Palembang, Ojek Online Dilarang Bawa Penumpang


Dwi Apriani | Nusantara

Kota Palembang sudah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sejak 21 Mei 2020, atau terhitung mulai hari ini. Oleh karena itu, aktivitas ojek online dibatasi, di antaranya tidak diperbolehkan membawa penumpang hingga masa berlaku PSBB selesai pada 2 Juni.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang, Agus Rizal mengatakan moda tranportasi selama PSBB diatur sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan nomor 18 tahun 2020, Perwali nomor 14 tahun 2020, dan SK Wali Kota nomor 122/KPTS/Dinkes/2020 tentang PSBB.

"Kendaraan di jalan untuk perseorangan bagi motor dan untuk mobil penumpang dilakukan pembatasan 50 persen dari jumlah kapasitas tempat duduk dengan penerapan physical distancing," jelas Agus, Kamis (21/5).

Menurutnya, ini berlaku untuk ojek online. "Jadi, selama PSBB mereka hanya diperkenankan mengantar barang saja, tidak untuk mengangkut penumpang. Mereka juga diwajibkan menggunakan masker dan sarung tangan," papar Agus.

Baca juga:

Kemudian, lanjutnya, untuk kendaraan roda dua pribadi tetap diperkenankan berboncengan dengan catatatan alamat pada KTP harus sama.

Selain itu, pembatasan jam operasional juga diberlakukan di terminal, halte bus, stasiun kereta api, dan pelabuhan. Jam operasional ditetapkan mulai pukul 06.00 WIB-18.00 WIB.

"Pembatasan tidak berlaku bagi operasional bus Trans Musi yang mengangkut tenaga kesehatan justru operasionalnya diperpanjang. Jika sebelumnya sampai pukul 19.30 WIB, kini menjadi 23.30 WIB," tambahnya.

Head of Regional Corporate Affairs Gojek Indonesia Wilayah Sumbagsel, Aji Wihardandi mengatakan sejalan dengan penerapan PSBB di Palembang, maka layanan transportasi roda dua GoRide untuk sementara tidak tersedia mulai 21 Mei 2020 hingga 2 Juni 2020.

"Namun, layanan GoCar dan GoBluebird tetap tersedia dengan maksimal jumlah penumpang 2 orang per unit kendaraan selama penerapan PSBB," tutur Aji.

Penumpang, imbuhnya, diminta menggunakan masker selama perjalanan dan mengikuti panduan keamanan selama perjalanan yang diinformasikan lewat aplikasi.

"Kami telah dan terus menyediakan paket kesehatan termasuk masker, hand sanitizer, dan vitamin kepada ratusan ribu mitra driver kami di berbagai kota di Indonesia," katanya.

Menurut Aji, sejak 20 April 2020 Gojek telah mendirikan 5 posko di Kota Palembang untuk mengecek suhu tubuh para mitra driver, memberikan hand sanitizer, dan juga melakukan penyemprotan disinfektan pada kendaraan mitra yang beroperasi.

"Layanan pesan antar makanan, telemedik, pengantaran obat, serta layanan pengantaran barang, GoShop dan GoBox tetap beroperasi seperti biasa," tandasnya. (OL-14)

BERITA TERKAIT