21 May 2020, 13:05 WIB

KKP Soetta: Banyak Calon Penumpang tak Bawa Hasil Tes Terbaru


Anggitondi Martaon | Humaniora

KEPALA Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas 1 Bandara Soetta dokter Anas Ma'ruf mengatakan mayoritas temuan petugas di lapangan adalah dokumen perjalanan calon penumpang yang tidak lengkap. Seperti, tidak membawa hasil rapid test terbaru.

"Contoh, punya surat keterangan sehat tetapi tidak membawa hasil tes cepat," kata dokter Anas Ma'ruf di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (21/5).

Sementara untuk calon penumpang terindikasi covid-19 belum ditemukan. Mereka semua disebut dalam kondisi sehat.

"Kalau untuk demam belum pernah kita temui," imbuhnya.

Baca juga: Cegah Penumpukan Penumpang, Kemenhub Perkuat SOP di Bandara

Anas menegaskan, rapid test merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi oleh pengguna transportasi udara. Ini diterapkan untuk menjamin agar transportasi udara tidak berpotensi menyebarluaskan virus korona.

"Pengguna transportasi sehat, alat angkut (pesawat kondisi baik dan steril) dan kru semua dalam keadaan sehat sehingga tidak menjadi risiko penyebaran korona," sebut dia.

Anas mengingatkan, rapid test yang digunakan yang terbaru. Minimal, tes cepat harus dilakukan 10 hari sebelum berangkat.

"Sebaiknya 7 sampai 10 hari sesuai dengan ketentuan penanggulangan covid-19," ujar dia.(OL-5)

BERITA TERKAIT