21 May 2020, 11:55 WIB

​​​​​​​Kemensos: BST Tahap I Tersalurkan Hampir 60%


Ihfa Firdausya | Humaniora

BANTUAN sosial tunai (BST) ditargetkan diterima oleh 8,3 juta keluarga penerima manfaat (KPM) terdampak covid-19, akhir pekan ini. 

Selain itu, distribusi bansos sembako Tahap III di DKI Jakarta juga ditargetkan tersalurkan 100% sebelum Hari Raya Idulfitri.

Kementerian Sosial mencatat penyaluran BST mengalami kemajuan lebih dari 60%. Prosedur dan mekanisme pencairan anggaran juga dilaporkan mengalami perbaikan, yakni bisa cair dalam satu hari.

Menurut Menteri Sosial Juliari P. Batubara, jajaran Kementerian Sosial terus bekerja membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak pendemi covid-19. Mensos menyatakan pihaknya terus memperbaiki dan menyempurnakan distribusi bansos.

“Distribusi bansos tidak menunggu semuanya sempurna 100%. Sebab kalau itu dilakukan, maka covid-nya sudah selesai, bantuan baru datang. Maka sejalan dengan langkah perbaikan, proses distribusi terus dilakukan,” kata Mensos dalam jumpa pers di kantor Kementerian Sosial, Rabu (20/5).

Kementerian Sosial juga melaporkan bahwa distribusi bansos, baik bansos sembako maupun bansos tunai (BST) mengalami progres yang cukup siginfikan.

“Alhamdulillah, untuk BST sudah dapat kami salurkan kepada sebanyak lebih dari hampir 55.58% KPM atau total 4.458.130 KPM. Pada hari Sabtu (23/5), target kita BST tersalurkan kepada 8,3 juta KPM,” kata Dirjen Penanganan Fakir Miskin Asep Sasa Purnama dalam kesempatan yang sama.

Secara lebih rinci, lanjutnya, target penyaluran bantuan melalui bank-bank Himbara sudah 100% atau sebanyak 753.998 KPM. Kemudian, per 20 Mei 2020 penyaluran melalui PT Pos sebanyak 3.704.132 KPM.

Baca juga: Kemensos Ajak KPK Tinjau Distribusi Bansos

Asep menyatakan penyaluran BST Tahap II ditargetkan akan selesai tersalurkan pada Minggu ke-3 Mei, atau sebelum Idul Fitri. Sementara tahap III rampung pada minggu ke-3 Juni, yakni saat persiapan masuk sekolah.

Asep juga menyebut Kementerian Keuangan melalui Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) telah memberikan dispensasi terkait dengan pencairan anggaran bantuan sosial untuk penanggulangan covid-19. 

“Jadi kalau pencairan untuk anggaran reguler bisa satu minggu, maka untuk keperluan bantuan sosial kami bisa diproses dalam satu hari,” katanya.

Menurutnya, capaian progresif tersebut tidak lepas dari sinergi Kemensos dengan PT Pos. Mensos sendiri telah memerintahkan PT Pos agar menambah titik bayar, loket-loket, dan titik penyaluran.

Untuk meningkatkan volume penyaluran dan memberikan kesempatan lebih luas melayani KPM yang menerima BST, Mensos juga memerintahkan PT Pos untuk memperpanjang durasi penyaluran.

“Operasional PT Pos sekarang dimulai jam 07.00 sampai malam. Bisa sampai jam 22.00. Ini tentu kemajuan luar biasa, dan patut diapresiasi,” kata Asep.

Selain itu, dia menegaskan perbedaan data dengan daerah sudah tidak ada lagi. Per 20 Mei pukul 15.00 WIB, Kemensos sudah menerima data dari daerah sebanyak 8.346.645 KK.

“Kami masih menunggu sisanya lagi, sehingga genap 9 juta KK. Manakala data tersebut tidak bisa dipenuhi oleh pemda, maka ada pemda lain yang siap menggantikan,” kata Asep. (A-2)

BERITA TERKAIT