21 May 2020, 11:13 WIB

Kepala KKP: Masyarakat Jangan Palsukan Dokumen Keberangkatan


Hilda Julaika | Ekonomi

KEPALA Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Soekarno Hatta Anas Maruf mengingatkan masyarakat agar taat pada aturan penggunaan pesawat di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Salah satunya, dengan tidak melakukan pemalsuan dokumen keberangkatan. 

Hal ini dilakukan untuk menjamin penerbangan yang sehat dan terhindar dari ancaman covid-19.

Anas pun menegaskan, penumpang yang menggunakan layanan penerbangan akan diawasi dengan sejumlah pengecekan yang ketat. Guna menjamin validasi dokumen dan penerapan social distancing.

“Dalam rangka menjamin penerbangan pastikan ke bandara bawa dokumen yang lengkap dan dalam kondisi yang sehat. Jangan lakukan pemalsuan dokumen karena pasti akan terlihat oleh kami,” ujarnya melalui konferensi secara virtual di Jakarta, Kamis (21/5).

Baca juga: AP II: Mayoritas Penumpang Terbang karena Perjalanan Dinas

Lebih rinci Anas menjelaskan terdapat 3 check point yang ada di bandara. Pertama, akan ada petugas dari Gugus Tugas yang memeriksa kelengkapan dan validasi dokumen. 

Kedua, diikuti dengan pemeriksaan yang dilakukan oleh tim KKP apabila dokumen telah dinyatakan valid dan sesuai ketentuan kesehatan. 

Pihak KKP akan menerbitkan izin kesehatan. Check point ketiga berupa proses check ini yang biasa dilakukan sebelum keberangkatan.

“Kalau ada pemalsuan itu pasti terlihat. Karena kami cek kesehatan dan divalidasi. Kalo ada yang mencurigakan akan kami konfirmasi ke yang bersangkutan atau ke instansi kesehatan yang mengeluarkan hasil tersebut. Kita harus sama-sama bertanggung jawab sudah diberikan izin khusus penerbangan,” tegasnya.

Pihaknya pun memastikan jalannya aktivitas penerbangan akan diawasi terus oleh regulator. Serta penerapan protokol kesehatan konsisten dilakukan. Apabila ada maskapai yang melanggar akan diberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku. (A-2)

BERITA TERKAIT