21 May 2020, 10:04 WIB

Kejaksaan Agung Limpahkan Berkas Tersangka Jiwasraya


Kautsar Widya Prabowo | Politik dan Hukum

KEJAKSAAN Agung teleh melimpahkan berkas dakwaan terhadap lima tersangka dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT Asuransi Jiwasraya (Persero). 

Berkas dakwaan dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (20/5).

Kepal Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Hari Setiyono merinci kelima tersangka tersebut ialah, Hendrisman Rahim, Hary Prasetyo, Syahmirwan, Heru Hidayat, dan Beny Tjokrosaputro.

"Kelima terdakwa diajukan ke pengadilan masing-masing dengan dakwaan tindak pidana korupsi," ujar Hari dalam keterangan tertulis, Rabu (20/5).

Hari menambahkan, kelima terdakwa melanggar Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Serta subsidiair Pasal 3 jo pasal 18 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Undang-undang Nomor 20 Tahun 201 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke -1 KUHP jo Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Baca juga: KPK Fasilitasi Pelimpahan Tersangka Perkara Jiwasraya

Khusus untuk terdakwa Heru Hidayat dan Benny Tjokrosaputro mendapatkan dakwaan berlapis, terkait dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Pertama Pasal 3 Undang-undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 65 ayat (1).

Kedua Pasal 4 Undang-undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Hari memastikan semua proses hukum yang berjalan di PN Jakarta Pusat memperhatikan protokol kesehatan tentang pencegahan penularan covid-19. (A-2)

BERITA TERKAIT