21 May 2020, 07:31 WIB

Dua Warga Meninggal akibat Angin Beliung di Lampung


Ferdian Ananda Majni | Humaniora

BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung, melaporkan 2 orang warga meninggal dunia, 5 luka berat dan 1 lainnya luka ringan akibat bencana angin puting beliung di wilayah tersebut pada Rabu (20/5).

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati mengatakan berdasarkan hasil perkembangan laporan di lapangan hingga pukul 21.45 WIB, diketahui persitiwa tersebut juga mengakibatkan sebanyak 66 rumah rusak berat (RB), 179 unit rumah rusak ringan dan seekor ternak sapi mati.

Dampak angin puting beliung yang dipicu oleh anomali cuaca itu juga dirasakan di tiga desa yakni Desa Tri Mulya Jaya, Desa Tri Tunggal Jaya dan Desa Dwi Warga Tunggal Jaya di Kecamatan Banjar Agung (II). Kemudian Desa Purwa Jaya di Kecamatan Banjar Margo.

"Hingga saat ini tim gabungan terus melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk membantu proses evakuasi serta pembersihan puing," kata Raditya dalam keterangan tertulis, Kamis (21/5).

Baca juga:  Longsor dan Puting Beliung Terjang Dua Kecamatan di Sukabumi

Sementara itu, menurut prakiraan cuaca oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan lebat disertai petir dan angin masih berpotensi terjadi hingga Jumat (22/5) di wilayah Lampung dan sebagian besar wilayan barat Pulau Sumatera.

Oleh karena itu, masyarakat diharapkan dapat melakukan antisipasi terhadap kemungkinan dampak terburuk yang bisa saja terjadi.(OL-5)

BERITA TERKAIT