21 May 2020, 05:54 WIB

Pemprov Kalbar Instruksikan Pengetatan Protokol Kesehatan


Ant | Nusantara

GUBERNUR Kalimantan Barat Sutarmidji  meminta seluruh pemerintah kabupaten dan kota di di provinsi itu menerapkan protokol kesehatan secara ketat termasuk saat perayaan Idulditri 1441. Hal itu ntuk memutus mata rantai penyebaran dan penularan Covid-19

"Protokol Kesehatan ini kami keluarkan dalam rangka menyambut Idulfitri 1441. Ini menjadi keputusan berat yang ditetapkan oleh pemerintah, namun kita minta masyarakat bisa mengerti akan kondisi ini, demi kesehatan dan keselamatan kita bersama," kata Sutarmidji di Pontianak, Kamis (21/5).

Dalam protokol kesehatan tersebut disebutkan bahwa kegiatan keagamaan yang sifatnya mengumpulkan orang dalam jumlah banyak merupakan satu hal yang dilarang. Hal itu esuai dengan protokol kesehatan dan sejumlah aturan yang telah dikeluarkan perintah.

"Untuk itu, diharapkan kepada pemerintah kabupaten/kota bersama Forkopimda, tokoh agama dan tokoh adat melakukan sosialisasi dan mengimbau dengan sangat kepada masyarakat agar sedapat mungkin melaksanakan Sholat Idul Fitri di rumah masing-masing, hal ini guna memutus rantai peredaran korona," tuturnya.

Dikarenakan hal inl sangat sensitif dan akan berdampak secara sosial dan politik, maka pemerintah kabupaten/kota diharapkan dapat mengantisipasi adanya ingin menggar salay Idufitri di masjid maupun di lapangan secara selektif.

"Kegiatan mudik dalam rangka Idulfitri tetap dilarang," katanya.

Untuk itu dimintakan kepada pemerintah kabupaten/kota agar berkoordnasi dengan aparat Kepolisian, Dinas Perhubungan dan Polisi Pamong Praja kabupaten/kota agar meningkatkan penjagaan, terutama pada malam hari.

"Kanena diindikasikan para pemudik memanfaatkan kelengahan petugas pada saat malam hari," pungkasnya. (OL-8).

BERITA TERKAIT