21 May 2020, 05:20 WIB

Reaktif Covid-19, Ratusan Penumpang di Balikpapan Batal Terbang


Rudi Agung | Nusantara

SETELAH pemerintah pusat membuka bandara di tengah pandemi, banyak warga Kalimantan Timur yang ingin keluar dengan menggunakan pesawat. Mereka memanfaatkan peluang tersebut dengan memadati Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan. Namun ratusan calon penumpang gagal berangkat. Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan, Andi Sri Juliarty menjelaskan calon penumpang yang gagal terbang itu lantaran karena hasil rapid test yang mereka ikuti di bandara menunjukkan hasil reaktif.

"Ada sekitar 135 calon penumpang justru gagal terbang lewat Bandara SAMS Balikpapan karena hasil rapid test mereka menunjukkan reaktif Covid-19," jelas Andi Sri Juliarty, Kamis (21/5).

Dengan hasil reaktif itu dinilai menjadi kewaspadaan bagi Pemkot Balikpapan. Apalagi, sambung Sri, mereka yang reaktif rapid test, justru didominasi warga yang mau berangkat ke luar Balikpapan. 

"Yang kami waspadai sekarang banyaknya warga terdeteksi reaktif Covid-19 saat mau berangkat dari bandara. Jumlahnya sudah 135 yang reaktif,sedangkan yang telah diswab 43 orang," ujarnya. 

Ia menjelaskan, dari ratusan calon penumpang  gagal berangkat bukanlah warga Kota Balikpapan. 

"Tapi wargakabupaten/kota lain di Kaltim yang mau melakukan perjalanan keluar daerah melalui Bandara Sepinggan Balikpapan," tambahnya.  

Hal ini pun menjadi beban baru bagi Pemkot Balikpapan. 

"Mereka warga luar kota yang melakukan rapid testnya di sini (Balikpapan) dan positifnya di sini," ujarnya.

baca juga: Umat Muslim di Bali Diimbau Salat Ied di Rumah

Pihaknya pun meminta seluruh semua warga di Kaltim yang ingin pergi melalui bandara agar melakukan test di kabupaten/kotanya masing-masing. Alasannya, ujar Sri, Pemkot Balikpapan tidak mungkin menanggung semua warga luar kota yang hasil rapid testnya justru dinyatakan reaktif di Balikpapan. 

"Akhirnya jadi beban baru kita," tutur Andi Sri. 

Mereka yang reaktif dan gagal terbang saat ini telah menjalani masaisolasi. Ada yang isolasi mandiri, juga ada yang memilih isolasi di wisma yang telah disiapkan Pemkot Balikpapan. (OL-3)

BERITA TERKAIT