21 May 2020, 02:55 WIB

Umat Muslim di Bali Diimbau Salat Ied di Rumah


Antara | Nusantara

KAPOLDA Bali Irjen Petrus Reinhard Golose mengimbau umat muslim di Bali melaksanakan salat Idul Fitri (Ied) di rumah masing-masing dalam upaya memutus penyebaran Covid-19.

"Saat ini Covid-19 telah menjadi pandemi. Di Bali setiap harinya kasus positif Covid-19 meningkat. Saat ini transmisi lokal cukup tinggi berada pada angka 38 persen," Golose dalam keterangan pers di Denpasar, Rabu (20/5).

Kapolda Bali telah melakukan pertemuan dengan tokoh organisasi kemasyarakatan Islam untuk membahas perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 H selama masa pandemi COVID-19. Dalam pertemuan tersebut, Kapolda mengatakan bahwa menyerahkan sepenuhnya kepada para tokoh ormas Islam untuk membuat kesepakatan bersama.

Kesepakatan itu bertujuan agar perayaan Idul Fitri di Bali tidak ada perbedaan, mulai dari pelaksanaan salat Ied hingga kegiatan bersilaturahmi. Selain itu juga dilakukan penandatanganan seruan bersama pemimpin Ormas Islam Bali dalam rangka perayaan Idul Fitri di masa pandemi COVID-19.

Isi seruan tersebut yaitu salat Ied di rumah, tidak ada pelaksanaan pawai takbir keliling, takbiran hanya dilakukan petugas masjid dan sangat terbatas.

Ketua MUI Provinsi Bali, H.M. Taufiq As'adi  menyetujui imbauan pemerintah untuk melaksanakan salat Ied di rumah masing-masing. "Pelaksanaan salat Ied sebaiknya dilaksanakan serempak di seluruh Bali di rumah masing-masing demi kesehatan masyarakat Bali," ucapnya. (R-1)

BERITA TERKAIT