20 May 2020, 20:48 WIB

PM Baru Lesotho Dilantik Usai Mantan Pemimpinnya Mundur


Nur Aivanni | Internasional

MANTAN Menteri Keuangan Lesotho, Moeketsi Majoro, dilantik sebagai perdana menteri pada Rabu (20/5). Ia menggantikan Thomas Thabane yang mengundurkan diri setelah dituduh bersekongkol melakukan pembunuhan terhadap istrinya.

Pada Selasa (19/5), Thabane mengonfirmasi pengunduran dirinya sebagai perdana menteri. Keputusan tersebut kemudian membuka jalan bagi Majoro yang merupakan seorang ekonom berpengalaman untuk mengambil kendali.

Baca juga: Airlangga : 75% Peserta Kartu Prakerja Mengaku Puas

Dalam upacara pelantikan yang berlangsung di Istana Kerajaan Raja Letsie III, Thabane menyerahkan salinan konstitusi kepada Majoro yang menandakan secara formal penyerahan kekuasaan.

Thabane dan Majoro melakukan salam siku alih-alih berjabat tangan. Majoro pun mengenakan masker wajah sebagai upaya pencegahan terhadap virus korona.

"Saya akan menjadi perdana menteri yang benar dan setia, jadi tolonglah saya, Tuhan," kata Majoro, yang sebelumnya bekerja sebagai direktur eksekutif di Dana Moneter Internasional (IMF) di salah satu kantornya di Afrika.

Thabane mundur dari jabatannya setelah adanya seruan berbulan-bulan agar ia mengundurkan diri terkait pembunuhan istrinya Lipolelo Thabane pada 2017, hanya dua hari sebelum dia menjabat. Thabane pun menyangkal keterlibatan dalam kematian istrinya itu.

Thabane dan Lipolelo tengah dalam proses perceraian ketika Lipolelo ditembak mati di luar rumahnya. Dua bulan kemudian Thabane menikahi istrinya yang sekarang, Maesaiah Thabane, 43, yang didakwa melakukan pembunuhan dan dibebaskan dengan jaminan.

Maesaiah tidak hadir dalam upacara pelantikan tersebut, di mana suaminya meminta maaf atas kekurangannya selama hampir tiga tahun menjabat. 

"Saya dengan tulus ingin meminta Anda memaafkan kesalahan saya," kata Thabane.

Dalam upacara pelantikan tersebut, Majoro berjanji untuk mengantar "versi baru" kepemimpinan dan mengembalikan kepercayaan rakyat kepada pemerintah. (Nur/OL-6)

BERITA TERKAIT