20 May 2020, 18:58 WIB

Update Kasus Covid-19 di Depok


Kisar Rajaguguk | Megapolitan

Penyebaran kasus virus covid-19 di wilayah Kota Depok mulai melambat. Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok Dadang Wihana mengungkapkan melambatnya penyebaran covid-19 di Kota Depok diketahui dari data kasus covid-19.

"Penyebaran rata-rata kasus per hari terjadi penurunan sebelum PSBB dan setelah PSBB," kata Dadang di Balaikota Depok, Rabu (20/5).

Sesuai data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) 1.378 orang. Dari angka tersebut, yang sudah selesai pengawasan 718 orang dan yang masih dalam pengawasan 657 orang.

Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 3.572 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.107 orang selesai pemantauan dan yang masih dalam proses pemantauan 1.456 orang.

"Hanya 40,86 persen lagi yang masih dalam pemantauan," jelas Dadang.

Lalu, kasus Orang Tanpa Gejala (OTG), imbuh Dadang yang juga Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, lebih banyak yang masih dalam pemantauan dibandingkan yang selesai pemantauan.

Baca juga: Pemerintah Khawatirkan Gelombang Kedua Covid-19

"Masih ada 55,08 persen atau 846 orang dari 1.567 OTG yang masih dalam pemantauan. Angka tersebut lebih tinggi jika dibandingkan dengan yang selesai pemantauan sebanyak 690 orang," tukasnya.

Sementara, jumlah orang yang sembuh dari covid-19 pada beberapa hari terakhir mengalami pertambahan. Sebelumnya 111 orang, kini bertambah 9, sehingga menjadi 120 orang.

Namun, jumlah kasus positif covid-19 juga bertambah. Ada pertambahan 9 orang, sehingga menjadi 449 orang.

Lalu, ada tambahan 1 orang meninggal. "Total 23 orang meninggal akibat covid-19 di Depok," ucapnya. (OL-14)

BERITA TERKAIT