20 May 2020, 18:34 WIB

Harkitnas Momentum Bangkitkan Kesadaran Kolektif Lawan Korona


Mediaindonesia.com | Politik dan Hukum

WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat meminta masyarakat dan pemerintah menjadikan peringatan Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2020, momentum kebangkitan bersama dalam mengatasi wabah Covid-19 di Tanah Air.

“Kalau pada 1908 Boedi Oetomo
menjadi awal gerakan yang bertujuan mencapai kemerdekaan Indonesia, saat ini saya kira momentum yang pas untuk menggalang gerakan bersama mengatasi wabah Covid-19,” ujar Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Rabu (20/5).

Gerakan pemuda, jelas Rerie sapaan akrab Lestari, bisa menjadi motor penggerak untuk meningkatkan kepedulian dan kedisiplinan masyarakat dalam melaksanakan protokol kesehatan di tengah pandemi korona.

"Mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak adalah kebiasaan baru yang harus dilakukan dengan kesadaran bersama dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19," ujar Rerie.

Menurut Legislator Partai NasDem itu, menanamkan kesadaran masyarakat untuk menghadapi wabah Covid-19 secara bersama hingga saat ini belum sepenuhnya berhasil direalisasikan.

Kesadaran bersama ini, jelas Rerie, sangat penting karena bila hanya sebagian masyarakat saja yang peduli, upaya untuk mengatasi virus ini akan sia-sia.

"Seperti yang terjadi saat ini. Sebagian masyarakat mematuhi anjuran untuk tetap di rumah, jaga jarak dan memakai masker. Tetapi pada saat yang sama sebagian masyarakat lainnya berbondong- bondong ke pasar, pusat perbelanjaan dan area publik tanpa mengindahkan protokol kesehatan. Ya upaya pengendalian virusnya sia-sia," imbuhnya.

Menurutnya, yang dibutuhkan saat ini ialah gerakan masif untuk menyadarkan masyarakat agar mematuhi anjuran pemerintah menjalankan protokol kesehatan.

Rerie berharap di tengah peringatan Hari Kebangkitan Nasional hari ini, para pemuda dapat menginisiasi gerakan yang bisa menumbuhkan kesadaran bersama di tengah masyarakat guna mencegah dan mengendalikan.

Upaya untuk membentuk gerakan kesadaran bersama ini, tambahnya, bisa dimulai dari lingkungan terkecil di keluarga, rekan sejawat hingga komunitas dan bisa meluas ke masyarakat. (OL-8).

BERITA TERKAIT