20 May 2020, 13:35 WIB

Mendorong Masyarakat untuk Menjaga Bumi di Tengah Pandemi


Eni Kartinah | Humaniora

PANDEMI covid-19 yang tengah melanda sebagian besar dunia, termasuk Indonesia dan memaksa orang untuk lebih banyak di rumah, sejatinya tidak harus menghilangkan kreativitas. Sebab manusia mempunyai akal pikiran yang bisa menjadi bekal untuk berkarya.

Hal tersebut diungkapkan Manager Climate Reality Indonesia, Amanda Katili Niode di sela-sela acara peluncuran e-book bertajuk 'Kiat 50 Instagramer Jaga Bumi #DirumahSaja' yang merupakan gagasan peserta lomba Instagram untuk memperingati 50 tahun Hari Bumi.

Baca juga: 50 Tahun Hari Bumi Dirayakan Secara Digital

"Kami berharap bisa memberikan inspirasi positif bagi masyarakat tentang upaya-upaya ringan, bersahaja, namun kreatif dalam menjaga kelestarian bumi dengan di rumah saja selama masa pandemi. Berbagai upaya tersebut, baik berbasis internet maupun tidak, dapat dilakukan masyarakat umum,” cetus Amanda.

Ebook itu merupakan kumpulan kiat yang terpilih dari 360 unggahan lomba, didahului dengan informasi dasar tentang Krisis Iklim dan Solusinya serta penjelasan tentang covid-19 dan Krisis Iklim.  Climate Reality Indonesia berharap buku itu dapat menjadi pendorong bagi masyarakat untuk bersama-sama memahami ilmu pengetahuan tentang lingkungan hidup dan perubahan iklim, mengamati dampaknya, berperan mencari solusinya, serta bersatu dalam menyikapi krisis iklim baik secara online, dalam jaringan, maupun offline.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta lomba dan kami mendedikasikan buku ini untuk mendiang Murni Titi Resdiana, yang semasa hidupnya merupakan penggerak dan profesional lingkungan hidup dan perubahan iklim," ujar Amanda. (A-1)

BERITA TERKAIT