20 May 2020, 14:16 WIB

Terdampak Pandemi, Konsumsi BBM di Sumbagsel Menurun


Rendy Ferdiansyah | Nusantara

PERTAMINA Marketing Operation Region (MOR) II Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel) mengaku pandemi covid-19 berdampak terhadap penurunan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu, Bangka Belitung dan Lampung.

Region Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Sumbagsel, Rifky Rakhman Yusuf, mengatakan anjuran tetap di rumah untuk memutus rantai penyebaran covid-19 memengaruhi konsumsi BBM dan LPG.

Baca juga: Pertamina Pastikan Ketersedian LPG dan BBM Aman

“Seperti halnya produk gasoline (perta series), rata-rata konsumsi dari April hingga Mei jika dibandingkan kondisi normal, mengalami penurunan di wilayah Sumbagsel, yaitu 22,6%. Penurunan tertinggi terjadi di Sumatra Selatan,” jelas Rifky, Rabu (20/5).

"Untuk produk-produk gasoil (dex series), penurunan konsumsi pada periode yang sama mencapai 13,2%. Penururan konsumsi tertinggi terjadi di wilayah Bangka Belitung,” imbuhnya.

Khusus wilayah Bangka Belitung, lanjut dia, keadaannya tidak jauh berbeda. Untuk BBM, baik produk gasoline dan gasoil mengalami penurunan."Rata-rata konsumsi  produk gasoline pada April hingga Mei di Bangka Belitung mengalami penurunan 19,1%, dibandingkan kondisi normal. Sedangkan konsumsi gasoil turun 20,9%," tutur Rifky.

Baca juga: Konsumsi BBM dan LPG di DIY Turun hingga 40%

Lebih lanjut, dia mengungkapkan untuk konsumsi LPG PSO 3 kg meningkat sekitar 5,5%. Kemudian, LPG non-PSO rumah tangga juga meningkat sekitar 8%. Sedangkan untuk LPG NPSO non-rumah tangga di Bangka Belitung saat ini relatif stabil, tidak mengalami kenaikan atau penurunan.

"Meningkatnya konsumsi LPG PSO mencapai 4,1% terhadap konsumsi normal, LPG non-PSO rumah tangga naik 1,8%, namun konsumsi LPG non-PSO non-rumah tangga turun drastis  hingga 40,6%," pungkasnya.(OL-11)

 

BERITA TERKAIT