20 May 2020, 13:13 WIB

​​​​​​​Pengamanan Teritorial di Masa Pandemi Tetap Berjalan


Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum

PRESIDEN Joko Widodo melantik Laksamana TNI Yudo Margono sebagai Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) yang baru dan juga Marsekal TNI Fadjar Prasetyo sebagai Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU). 

Seusai pelantikan, Yudo dan Fadjar mengatakan operasi pengamanan teritorial NKRI akan terus berjalan seperti biasa meski di tengah pandemi.

"Karena sekarang musim pandemi, kita tetap menjaga diri dengan physical distancing, menggunakan masker, tentunya untuk operasional supaya (personel) tidak terpapar korona. Kita menjaga unsur-unsur operasional tetap melaksanakan operasi atau patroli kedaulatan hukum," kata Yudo seusai dilantik Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (20/5).

KSAU Fadjar Prasetyo menyebut Presiden menitipkan pesan kepada para kepala staf angkatan untuk tetap maksimal melakukan pengamanan wilayah. Untuk keamanan wilayah udara, Fadjar mengimbuhkan, kesiapsiagaan pengamanan di wilayah perbatasan negara akan ditingkatkan. Operasi-operasi rutin juga tetap digelar seperti biasa.

"Penekanan khususnya TNI AU ialah pengamanan wilayah udara di perbatasan dan ini akan saya tindak lanjuti meskipun situasi sedang seperti ini, sedang ada pandemi covid-19. Tapi kesiapsiagaan kami akan terus ditingkatkan," ucap Fadjar.

Baca juga: Ini Strategi KSAL Baru untuk Tingkatkan Alutsista

Terkait dengan program ke depan, Yudo dan Fadjar menyebut akan meneruskan garis kebijakan yang telah ditetapkan kepala staf sebelumnya. Untuk angkatan laut, salah satunya mengenai peningkatan alutsista seperti Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT) yang meliputi kapal perang atau KRI, marinir, dan pangkalan maupun armada pesawat.

Yudo menjabat KSAL menggantikan Laksamana TNI Siwi Sukma Adji yang memasuki masa pensiun. Sebelum menjabat KSAL, Yudo merupakan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I. Adapun Fadjar menggantikan Marsekal TNI Yuyu Sutisna. Fadjar sebelumnya menjabat Pangkogabwilhan II.

Pengangkatan dua perwira tinggi TNI tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 32 dan 33 Tahun 2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf Angkatan Laut serta Kepala Staf Angkatan Udara. Kemudian, Keputusan Presiden Nomor 34 dan 35 Tahun 2020 tentang Kenaikan Pangkat dalam Golongan Tinggi TNI. (A-2)

BERITA TERKAIT