20 May 2020, 12:50 WIB

Presiden Target Indonesia Ekspor Alat Tes Covid-19


Candra Yuri Nuralam | Humaniora

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) ingin alat buatan Indonesia bisa menangani permasalahan wabah virus korona (covid-19). Jokowi yakin alat buatan Indonesia mampu.

"Saya sangat optimistis hal-hal yang dulunya tidak pernah kita pikirkan dan kita hanya impor. Sekarang ini kita bisa mandiri," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (20/5).

Ada 50 alat buatan Indonesia yang saat ini sedang dikembangkan untuk menangani wabah virus korona. Sembilan di antaranya sudah dilihat langsung oleh Presiden Jokowi. Salah satunya bahkan siap untuk produksi massal.

"Saya sudah melihat sendiri ada rapid test. Saya tanya bisa produksi berapa? Sudah kira-kira 100 ribu? Kalau diproduksi sudah langsung jalan? PCR test kit juga sama katanya apakah sudah berproduksi? (Dijawab) sudah pak," ujar Jokowi.

Baca juga: Belajar Dari Rumah Bisa Jadi Cetak Biru Pendidikan Saat Bencana

Jokowi ingin alat-alat itu terus dikembangkan. Dia berharap alat itu bisa juga dijual ke luar negeri untuk membantu ekonomi negara jika sudah rampung.

"Harus bisa diproduksi secara massal untuk memenuhi kebutuhan domestik kita dan juga bisa ekspor ke mancanegara," ucap Jokowi.

Hal itu merupakan angin segar bagi Indonesia. Jokowi optimistis ke depan Indonesia bisa mengembangkan vaksin dari perkembangan ini.

"Karena kita bisa produksinya sendiri dan lebih dari itu kita juga harus mampu menghasilkan vaksin sendiri," tutur Jokowi.

Baca juga: Presiden Tuntut Indonesia Bisa Buat Vaksin Covid-19 Sendiri

Menurut Jokowi, pembuatan vaksin di Indonesia bukanlah hal yang mustahil. Saat ini, kata dia, Lembaga Eijkman sudah mendapatkan data mengenai tujuh genome virus untuk pengembangan vaksin.

"Itu sangat berguna untuk pengembangan vaksin dan saya juga senang komunitas peneliti terus bekerja untuk menemukan obat dan terapi yang efektif bagi pengobatan covid-19," ucap Jokowi. (X-15)

 


 

BERITA TERKAIT