20 May 2020, 11:35 WIB

Pandemi Bisa Jerumuskan 60 Juta Orang ke Kemiskinan Ekstrem


Basuki Eka Purnama | Internasional

PRESIDEN Bank Dunia David Malpass, Selasa (19/5), memperingatkan bahwa krisis covid-19 bisa menyebabkan sekitar 60 juta orang mengalami kemiskinan ekstrem, menghapus kemajuan yang dicapai selama tiga tahun terakhir.

Malpass mengatakan Bank Dunia, saat ini, telah membiayai program bantuan di 100 negara berkat komitmen mereka untuk menggelontorkan dana sebesar US$160 miliar dalam tempo 15 bulan.

"Jumlah itu mencakup rumah bagi 70% populasi dunia. Itu adalah hal yang luar biasa," ujar Malpass.

Baca juga: Sekjen PBB Puji Upaya Afrika Atasi Covid-19

Malpass mengatakan Bank Dunia mengantisipasi kontraksi 5% pada perekonomian dunia, dengan akibat parah di negara miskin.

"Perhitungan kami adalah sebanyak 60 juta orang akan masuk dalam kelompok miskin ekstrem dan menghapus kemajuan yang dibuat selama tiga tahun terakhir. Kami juga memperkirakan akan ada resesi yang dalam." jelas Malpass.

Hampir 5 juta orang telah terinfeksi covid-19 di dunia dengan lebih dari 300 ribu orang tewas sejak penyakit itu pertama kali muncul di Tiongkok pada akhir 2019.

Hingga kini, Bank Dunia telah menggelontorkan US$5,5 miliar untuk memperkuat sistem kesehatan, keuangan, dan pelayanan sosial di negara miskin. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT