20 May 2020, 09:53 WIB

Netanyahu Minta Izin tidak Hadir di Sidang Korupsi


Nur Aivanni | Internasional

KUASA hukum Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Selasa (19/5), meminta pengadilan Jerusalem untuk mengizinkan kliennya tidak hadir di awal persidangan korupsinya yang akan datang.

Permintaan dari tim hukum Netanyahu, yang dilihat oleh AFP, muncul setelah Kementerian Kehakiman keberatan dengan perdana menteri itu yang melewatkan sidang pertamanya pada 24 Mei.

Pengacara Netanyahu mengatakan kehadiran kliennya di pengadilan perlu didampingi lima pengawal. Itu berarti persidangan tidak bisa berlangsung dengan adanya pembatasan yang ditentukan Kementerian Kesehatan karena pandemi covid-19.

Baca juga: Kematian Akibat Covid-19 di AS akan Lampaui 113.000 pada Juni

Pengacara Netanyahu menegaskan sidang yang akan berlangsung pada Minggu (24/5) itu adalah teknis sehingga tidak perlu kehadiran perdana menteri.

Tim hukum perdana menteri pun meminta pengadilan pembebasan kehadiran Netanyahu dalam pembukaan sidang tersebut setelah berdiskusi dengan Kementerian Kehakiman.

Keputusan tersebut berada di ranah pengadilan Jerusalem. Sebelumnya, pengadilan mengatakan terdakwa harus datang sendiri.

Sidang Netanyahu yang didakwa dengan tuduhan suap, penipuan, dan pelanggaran kepercayaan itu telah dijadwalkan pada Maret, tetapi ditunda hingga 24 Mei karena ada tindakan penguncian untuk menahan penyebaran covid-19. (France24/OL-1)

BERITA TERKAIT