20 May 2020, 09:16 WIB

Kemenkominfo Buka 17.200 Beasiswa Pelatihan DTS Online Academy


mediaindonesia.com | Teknologi

KEMENTERIAN Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) memberi kesempatan kepada 17.200 peserta untuk mendapatkan beasiswa pelatihan Program Digital Talent Scholarship (DTS) 2020 Online  Academy Batch 2.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusai (SDM)  Kemenkominfo Basuki Yusuf Iskandar menyatakan pelatihan Program DTS 2020 itu ditujukan untuk menyiapkan sumber daya manusia dalam mendukung transformasi digital di Indonesia menuju Industri 4.0.

"Melalui Program DTS 2020 Online Academy, Komenkominfo akan memberikan beasiswa pelatihan dan sertifikasi untuk peserta terpilih untuk meningkatkan keterampilan di bidang teknologi informasi dan komunikasi," ujarnya di Jakarta, Rabu (13/05).

Basuki menegaskan bahwa pandemi Covid-19 bukanlah untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dengan belajar secara online.

"Dalam kondisi seperti ini tidak menghambat atau mencegah kita untuk melakukan pembelajaran dari rumah. Program DTS ditujukan untuk pengembangan SDM TIK agar mampu memasok keahlian yang diperlukan dalam era digital bahkan diharapkan bisa mengurangi jumlah pengangguran," ujar Basuki.

Mengutip data World Economic Forum, Basuki memaparkan proyeksi kebutuhan tenaga kerja bidang teknologi informasi dan komunikasi secara global mencapai 600 ribu orang setiap tahun.

"Saat ini kita mengalami yang namanya tranformasi digital. Kebutuhan tenaga kerja TIK utk menengah dan besar mencapai  323.662 orang. Belum termasuk kategori kecil yang jumlahnya puluhan ribu," jelasnya.

Kepala Badan Litbang SDM Kemenkominfo pun mengaku optimistis dengan kenaikan ekonomi digital secara otomatis akan membawa konsekuensi kebutuhan terhadap sumberdaya manusia bidang TIK yang andal.

"Kita lihat saat ini pasar ekonomi digital di ASEAN Indonesia paling tinggi, kita lihat generasi muda sangat antusias ke pasar digital, gaya hidup mendukung untuk tumbuhnya ekonomi digital. E-commerce di Indonesia pasti cepat akan meningkat. Jadi Indonesia harus mengantiisipasi dan menyiapkan diri menyambut era ekonomi digital," papar Basuki

Menurut Basuki, pembukaan Online Academy Batch 2 merupakan upaya Kemenkominfo untuk membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengikuti pelatihan selama masa pandemi.

"Batch 1 kemarin sudah dimulai pada minggu kedua April 2020 dan sebagian pelatihan masih berlangsung. Untuk Batch 2 dibuka bagi mereka yang kemarin tidak lolos di tahap pertama. Tapi, bagi yang sudah pernah diterima dan mengikuti pelatihan Batch 1 tidak dapat lagi ikut Batch 2. Untuk memberi kesempatan kepada yang lain," jelasnya.

Delapan Tema Pilihan

Menurut Basuki, Online Academy Batch 2 digelar dengan dukungan Global Technology Company seperti Dicoding, Facebook, Google, Microsoft, dan Progate.

 "Materi pelatihan yang sudah disiapkan oleh Kemenkominfo bekerja sama dengan Global Technology Company. Peserta Online Academy akan belajar secara mandiri secara daring dan peserta mengatur waktu belajar secara mandiri dan terjadwal sesuai dengan waktu yang telah ditentukan," jelasnya.

Terdapat delapan tema pelatihan dalam Program DTS 2020 Online Academy Batch 2, yaitu  Associate Cloud Engineer (Google), Digital Skills (Microsoft), Android Developer (Dicoding), iOS  Developer (Dicoding), Augmented Reality (Dicoding), Programming: HTML, CSS, Javascript (Progate), Digital Entrepreneurship (Google) dan Digital Entrepreneurship (Facebook).

"Pendaftaran sudah dibuka mulai tanggal 12 Mei 2020 sampai nanti 31 Mei 2020. Pelatihan akan dimulai minggu kedua bulan Juni 2020," jelas Basuki.

Basuki mengatakan bahwa  seluruh pelatihan terbuka untuk penyandang disabilitas. "Tentu karena berlangsung secara daring  sarana prasarana disediakan oleh peserta secara mandiri," jelasnya. Ia juga menegaskan program itu dapat diikuti secara gratis tanpa dipungut biaya apapun.

Pada tahun 2020, Program DTS ditargetkan menjangkau 60 ribu orang peserta dari seluruh Indonesia. Selain  Online Academy, dalam Program DTS terdapat Fresh Graduate Academy, Vocational School Graduate Academy, Coding Teacher Academy, dan Thematic Academy.

 Untuk tahun ini, dengan target peserta 60 ribu orang seluruh Indonesia, Program DTS ditambah dengan Regional Development Academy dan Digital Entrepreneurship.

Selain itu, Kemenkominfo juga menyiapkan pendampingan dan aplikasi Simonas agar dapat memfasilitasi bertemunya talenta digital dengan peluang kerja dan usaha di berbagai perusahaan teknologi atau peluang wirausaha lainnya.

Bagi peserta yang berminat bisa melakukan pendaftaran dan informasi lebih lanjut silakan akses https://digitalent.kominfo.go.id/. (OL-09)

 

BERITA TERKAIT