20 May 2020, 08:26 WIB

Pemko-MUI Pematangsiantar Sepakat Salat Id tidak di Lapangan


Apul Iskandar | Nusantara

PANDEMI virus korona (covid-19) membuat perubahan banyak dalam kehidupan bermasyarakat, salah satu yang terdekat yakni tak ada penyelenggaran salat Id di lapangan terbuka.

Pemerintah Kota (Pemkot) Pematangsiantar bersama Forum Koordinasi Pemimpin Daerah (Forkopimda), Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Masjid Indonesia, tokoh masyarakat dan tokoh agama menyepakati tak akan menggelar ibadah salat Id di Lapangan H Adam Malik Pematangsiantar maupun lapangan lainnya.

Salat Id bisa tetap digelar dengan mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.

Disebutkan dalam isi kesepakatan tersebut, di tengah pandemi covid-19 serta mempertimbangkan situasi dan kondisi penyebaran covid-19 di Kota Pematangsiantar, maka pelaksanaan Salat Idul Fitri 1 Syawal 1441 H di Kota Pematangsiantar tidak dilaksanakan di lapangan-lapangan terbuka, seperti Lapangan H Adam Malik, Lapangan Farel Pasaribu (Lapangan Horbo), Lapangan SMA Negeri 4 dan lapangan lainnya.

Baca juga: Masih Pandemi, Menag Kembali Ajak Umat Salat Id di Rumah

Walikota Pematangsiantar Hefriansyah mengatakan, keputusan tersebut merupakan kesepakatan bersama antara Gugus Tugas Percepatan Penanganan
covid-19 Kota Pematangsiantar bersama Forkopimda, MUI, PHBI, Dewan Masjid Indonesia, BKPRMI dan PD Muhammadiyah.

"Semua ini kita lakukan untuk kemaslahatan dan keselamatan warga masyarakat Kota Pematangsiantar, mengingat penyebaran covid-19 masih terjadi di daerah yang kita cintai ini, Kota Pematangsiantar," kata Hefri, Selasa (19/5).

Kesepakatan tersebut ditandangani Walikota Pematangsiantar Hefriansyah, Ketua MUI HM Ali Lubis, Kapolres Pematangsiantar diwakili Kasat Intel, Ketua PHBI sekaligus Ketua Dewan Masjid Indonesia HM Natsir Armaya Siregar, Ketua BKPRMI H Faidil Siregar, PD Muhammadiyah Fakharuddin Sagala, serta Kaban Kesbangpol Sofie M Saragih, dan Kadis Kesehatan dr Ronald Saragih.(OL-5)

BERITA TERKAIT