20 May 2020, 08:21 WIB

Prancis Revisi Jumlah Kematian Akibat Covid-19


Nur Aivanni | Internasional

PRANCIS, Selasa (19/5), menyesuaikan angka kematian akibat covid-19 sebagai akibat dari revisi terhadap bagaimana kematian dicatat di panti jompo.

Kementerian Kesehatan Prancis menyatakan jumlah korban terakhir adalah 28.022, dibandingkan dengan angka 28.239 yang dikeluarkan pada sehari sebelumnya.

Itu terjadi, kata kementerian, karena ada revisi dalam data untuk panti jompo, saat 342 lebih sedikit orang sekarang tercatat telah meninggal karena covid-19.

Baca juga: Penerbangan Pertama dari UEA ke Israel Bawa Bantuan Medis

Selama 24 jam terakhir, 125 orang tercatat telah meninggal karena virus korona di rumah sakit.

Kepala Kementerian Kesehatan Prancis Jerome Salomon memperingatkan warga untuk tetap menjaga jarak yang aman ketika bersosialisasi dengan teman dan keluarga.

Orang-orang yang akan mengundang teman-teman mereka ke rumah selama akhir pekan yang panjang karena ada hari Kenaikan Isa Almasih harus mengenakan masker. Juga, mereka harus membersihkan ruangan rumah dan permukaan kontak lainnya seperti gagang pintu jika acara sudah selesai.

Sekarang, Prancis sudah lebih dari seminggu memasuki pelonggaran penguncian wilayahnya atau lockdown. Jumlah pasien dalam perawatan intensif terus menurun sebanyak 104 sehingga totalnya menjadi 1.894. Pada puncak krisis, angka itu bisa mencapai lebih dari 7.000. (CNA/OL-1)

BERITA TERKAIT