20 May 2020, 07:41 WIB

Tiongkok Tawarkan Investasi Proyek Infrastruktur di Indonesia


Antara | Internasional

TIONGKOK menawarkan berbagai proyek pembangunan infrastruktur di Indonesia melalui Kedutaan Besar RI di Beijing di tengah pandemi covid-19.

Duta Besar RI untuk Tiongkok Djauhari Oratmangun dalam keterangan tertulisnya, Selasa (19/5) malam, mengatakan bahwa pihaknya telah bertemu Wakil Presiden China Gezhouba Group International Engineering Co Ltd, Hu Peng, pada Senin (18/5).

Gezhouba merupakan BUMN Tiongkok yang telah mengerjakan 12 proyek pembangunan di Indonesia sejak tahun, termasuk pembangkit listrik di Sumatra Utara, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Barat.

Menurut Dubes, Gezhouba menjadi salah satu perusahaan Tiongkok yang berminat investasi dalam pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur dan kerja sama lain bidang infrastruktur dan energi.

Baca juga: Kanada Izinkan Toko-Toko Dibuka Kembali

Sebelumnya Dubes menerima delegasi Pemerintah Kota Chengdu, Provinsi Sichuan, yang dipimpin Wakil Wali Kota Niu Qingbao untuk membahas mengenai rencana peningkatan kerja sama ekonomi dan perdagangan kedua pihak pascacovid-19, salah satunya melalui pembukaan jalur penerbangan langsung antara Indonesia-Chengdu.

"Kami juga menerima proposal kerja sama bidang Intelligent Transportation System untuk pembangunan infrastruktur dan jalan raya di Indonesia serta bidang telekomunikasi dalam bentuk penyimpanan energi baterai," ujar Djauhari menambahkan.

Situasi di Tiongkok belum sepenuhnya pulih dari wabah mengingat masih adanya pemantauan ketat kepada seluruh warga setempat maupun warga asing sebagai upaya mencegah munculnya gelombang kedua.

Dalam situasi yang disebut "The New Normal" itu, Tiongkok mengedepankan aspek peningkatan ekonomi digital.

"Hal ini diharapkan juga dapat lebih memperkuat kerja sama bilateral berbagai bidang antara Indonesia-Tiongkok yang pada tahun 2020 memasuki usia 70 tahun," kata mantan Dubes RI untuk Rusia itu.   (A-2)

BERITA TERKAIT