20 May 2020, 05:44 WIB

Korban Tewas Akibat Covid-19 di Inggris Lewati Angka 41 Ribu


Basuki Eka Purnama | Internasional

JUMLAH resmi kematian akibat covid-19 di Inggris telah melewati angka 41 ribu dengan hampir 10 ribu kematian terjadi di panti jompo. Hal itu terungkap dalam data yang dirilis pemerintah Inggris, Selasa (19/5).

Dengan ratusan kematian masih dilaporkan per hari di Inggris, itu berarti jumlah korban tewas di negara yang mencatatkan angka kematian terbanyak di Eropa dan kedua di dunia setelah Amerika Serikat (AS) kemungkinan masih akan lebih tinggi lagi.

Pemerintahan Perdana Menteri Boris Johnson dikritik atas penanganan pandemi covid-19 terutama atas kelambatan mereka memberlakukan pengujian virus korona tersebut.

Baca juga: Kasus Covid-19 Meroket, Kota di Argentina Lanjutkan Lockdown

Komite di parlemen Inggris, Selasa (19/5), mengkritik keputusan pemerintah Inggris di awal masa pandemi untuk mengonsentrasikan pengujian di sejumlah kecil laboratorium.

"Setelah itu, pada 12 Maret, pemerintah memutuskan menghentikan pengujian di masyarakat dan hanya melakukan pengujian di rumah sakit," ujar komite itu sembari menyebut keputusan itu menyebabkan banyak penghuni panti jompo tidak diuji.

Dalam briefing harian pemerintah, Wakil Ketua Penasehat Ilmiah Pemerintah Angela McLean mengakui keterbatasan kemampuan pengujian membuat pemerintah Inggris melakukan perubahan strategi.

"Itu adalah hal terbaik berdasarkan kemampuan kami. Kami tidak bisa membiarkan orang berada di rumah sakit dengan gejala covid namun tidak tahu apakah mereka positif atau tidak," ujarnya. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT