20 May 2020, 06:05 WIB

Disiplin Terapkan Aturan Kesehatan


Dhk/Ykb/AS/X-7 | Politik dan Hukum

MENYOROTI keramaian yang mulai muncul di berbagai pasar tradisional dan pusat perbelanjaan menjelang Hari Raya Idul Fitri, Presiden Joko Widodo meminta agar protokol kesehatan diterapkan secara disiplin.

“Saya ingin dipastikan ada pengaturan jarak yang baik, memakai masker, petugas di lapangan betul-betul bekerja untuk mengingatkan mengenai protokol kesehatan secara terusmenerus,” ucap Presiden Jokowi dalam rapat terbatas kabinet secara daring di Istana Merdeka, Jakarta, kemarin.

Terkait dengan ibadah saat Idul Fitri, lanjutnya, pemerintah menganjurkan untuk melaksanakan salat Id di rumah masing-masing sesuai aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Secara terpisah, Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat meminta pemerintah tidak bersikap ambigu dalam penerapan PSBB, khususnya menjelang Lebaran.

“Kalau memang belum ada pelonggaran kebijakan, pihak aparat yang berwenang seharusnya bisa langsung menertibkan,” ujarnya.

Rerie, sapaan akrab Lestari, melihat kondisi di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, misalnya. Meski secara resmi ditutup, para pedagang tetap berjualan. Akibatnya, kerumunan orang tak terhindarkan.

“Padahal Tanah Abang salah satu kawasan dengan kasus covid-19 cukup tinggi di Jakarta,” ujarnya.

Sementara itu, petugas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan dinas terkait Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, terpaksa menutup
Mal Sentra Grosir Cikarang (SGC) Naga dan Ananda hingga batas waktu yang tidak ditentukan karena tidak menaati aturan PSBB dan protokol kesehatan.

Ketidaktaatan terhadap protokol kesehatan juga terlihat di sejumlah pasar di Jawa Tengah.

Karena itu, Pelaksana Tugas Bupati Kudus, Hartopo, mengancam akan menutup pasar-pasar tersebut bila tetap membandel tidak mengikuti protokol kesehatan. (c)

BERITA TERKAIT