20 May 2020, 04:55 WIB

Pedagang Positif Covid-19, Pasar Pagi Salatiga akan Ditutup


Akhmad Safuan | Nusantara

ADANYA pedagang di Pasar Pagi, Salatiga, Jawa Tengah yang positif Covid-19, membuat Pemerintah Kota Salatiga akan menutup sementara pasar tersebut.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Salatiga Kusumo Aji mengatakan dampak ditemukannya pedagang positif covid-19, maka Pemkot Salatiga melalui Dinas Perdagangan dan 800 pedagang yang ada sepakat untuk menutup sementara Pasar Pagi.

"Untuk kepastian penutupan masih menunggu surat edaran (SE) dari Wali Kota Salatiga, tapi direncanakan mulai Minggu (24/5) hingga Kamis (28/5)," ujar Kepala Dinas Perdagangan Kota Salatiga Kusumo Aji.

Saat penutupan, lanjut Kusumo Aji, lokasi yang menjadi Pasar Pagi yakni di sepanjang jalur utama depan pasar Salatiga ini akan dilakukan sterilisasi yakni penyemprotan disinfektan, sehingga saat dibuka kembali kondisi pasar sudah aman.

"Pasar Pagi ini sebenarnya paling awal menerapkan protokol kesehatan dan menjadi contoh pasar se-Indonesia seperti wajib bermasker, cuci rangan dan aturan jaga jarak antar lapak, tapi tetap juga ada yang kena korona," imbuhnya.

Pemantauan Media Indonesia Selasa (19/5) kegiatan Pasar Pagi Kota Salatiga masih berjalan seperti sebelumnya. Pasar Pagi mulai buka pukul 01.00 -07.00 WIB. Para pedagang dan pengunjung menerapkan protokol kesrhatan yakni bermasker dan menjaga jarak.

Di sisi lain, Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga Siti Zuraidah mengatakan saat ini pedagang Pasar Pagi yang positif korona menjalani perawatan dan isolasi di rumah sakit. Sedangkan tujuh pedagang yang lapaknya berdekatan dengan lapak pedagang positif Covid-19 langsung menjalani rapid test untuk memastikan kesehatannya. (R-1)

BERITA TERKAIT