20 May 2020, 04:30 WIB

PSBB Bandung Barat Diperpanjang Hingga 2 Juni


Depi Gunawan | Nusantara

PEMBATASAN Sosial Berskala Besar (PSBB) tingkat Provinsi Jabar dinyatakan berakhir setelah berlangsung selama dua pekan. Namun, Kabupaten Bandung Barat memutuskan memperpanjang pemberlakuan PSBB. Keputusan itu diambil karena berdasarkan hasil evaluasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Bandung Barat masih berada dalam zona kuning.

"Mulai Rabu (20/5), kita lanjutkan PSBB tahap tiga selama 14 hari. Alasannya, karena hasil evaluasi gugus tugas, Bandung Barat masih di zona kuning, meskipun hasil evaluasi gubernur,  kita ada di zona biru," kata Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna, Selasa (19/5).

Aa Umbara menekankan, PSBB yang berlaku sampai 2 Juni 2020 itu akan difokuskan di tingkat RW yang terdeteksi kasus positif Covid-19. "Lebih di lokalisir di wilayah saja, jadi fokus PSBB tingkat RW. Kemarin ada 13 RW di 8 desa ada kasus positif," ujarnya.

Seperti halnya PSBB sebelumnya, menurut dia, PSBB tahap tiga ini masyarakat tetap diwajibkan melaksanakan protokol kesehatan dengan memakai masker, menerapkan physical dan social distancing. Karena PSBB kali ini bertepatan dengan momen Lebaran, dia mengimbau masyarakat tidak memaksakan mudik untuk mencegah penyebaran Covid-19.

"Jangan dulu mudik, tidak usah memaksakan. Silaturahmi keluarga via ponsel dulu. Kalau sudah beres pandemi, baru boleh mudik," tuturnya.

Pihaknya meminta masyarakat mendukung PSBB agar kondisi sosial dan ekonomi bisa segera normal seperti biasa. "Jangan berpikir kalau mengatasi pandemi ini menjadi tugas pemerintah, tapi justru tugas utamanya masyarakat," jelasnya. (R-1)

 

BERITA TERKAIT