20 May 2020, 03:25 WIB

19 Tenaga Medis di Blora Tinggalkan dari Karantina


Akhmad Safuan | Nusantara

SEBANYAK 19 tenaga medis di Blora, Jawa Tengah yang sebelumnya menjalani karantina, dinyatakan negatif Covid-19 berdasarkan hasil tes swab. Mereka diperbolehkan pulang dari tempat karantina untuk menjalani isolasi mandiri.

"Hasil swab test untuk 19 tenaga medis baru saja kami terima, hasilnya semuanya negatif Covid-19, meskipun saat rapid test beverapa waktu lalu reaktif dan dikarantina du sebuah hotel," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora Lilik Hernanto, Selasa (19/5).

Ke-19 tenaga medis itu, jelas Lilik, berasal dari beberapa unit kerja yakni 3 orang tenaga kesehatan RSUD Blora, 3 orang tenaga kesehatan RSUD Cepu dan 13 dari Rumah Sakit DKT Wira Husada Blora. Setelah keluarnya hasil swab test, lanjut Lilik,  selanjutnya mereka dipukangkan ke rumah masing-masing untuk menjalani isokasi mandiri untuk menjaga kesehatan.

Dengan kepulangan para tenaga medis itu, ujar Lilik, warga diminta untuk tidak menciptakan stigma negatif serta takut berlebihan, bahkan mendiskriminasi keluarga tenaga medis tersebut. Karena selain mereka terbukti negatif , juga merupakan ujung tombak dalam penanganan korona di rumah sakit.

Sekretaris Daerah (Sekda) Blora Komang Gede Irawadi mengungkapkan kegembiraannya sehubungan keluarnya hasil swab test yang menyatakan 19 tenaga medis di beberapa rumah sakit di Blora ini hasilnya negatif.

Namun bagi seluruh warga tetap harus waspada, ungkap Komang, karena potensi penyebaran virus ini masih tinggi. "Berulang kali saya disampaikan, potensi masih besar apalagi sudah 14 orang positif covid dengan 3 meninggal dan 11 masih dalam perawatan," katanya. (R-1)

BERITA TERKAIT