20 May 2020, 01:35 WIB

Ariel Tatum Terapi Mandiri untuk Jenuh WFH


Fathurrozak | Humaniora

MESKI menyadari pentingnya bagi kesehatan, banyak orang tidak kuasa menghindari kejenuhan selama menjalankan karantina mandiri. Bagi beberapa orang, berada di rumah dalam waktu lama bisa mengakibatkan kelelahan mental.

Hal ini pula yang disadari penyanyi dan aktris Ariel Tatum. Karena itu, perempuan bernama lengkap Steffhanie Michelle Gabriella Tatum tersebut menilai kejenuhan, meski wajar, juga tidak boleh dibiarkan berlarut.

“Setelah beberapa lama masa karantina, tentu ada rasa jenuh. Itu wajar, tetapi enggak boleh didiemin dan jadi berlarut. Itu bisa bikin stres dan bisa turunkan imun tubuh,” ujarnya saat konferensi pers virtual dalam peluncuran kampanye #Real-Talk Instagram, Selasa, (19/5).

Perempuan yang melejit setelah berduet dengan Ari Lasso di lagu Karena Aku telah Denganmu (2012) ini menyarankan orang untuk mencari hobi baru atau menambah keterampilan. Ia pun mengaku mencari kegiatan baru bersama keluarga di rumah.

“Aku kalau jenuh, ya cari kegiatan baru bareng keluargaku. Bisa juga dengan coba kegiatan atau hobi baru dengan nambah skill, ikut kelas online salah satunya, kan banyak diadakan selama pandemi ini,” tambah cucu dari aktris lawas Joice Erna ini.

Ariel mengingatkan agar kegiatan atau hobi baru itu jangan justru menambah stres. “Kalau memang enggak ada (hobi atau aktivitas baru), ya sudah. Cari kebahagiaan dari aktivitas yang sudah ada saja. Aku lakukan bersih-bersih karena buat aku itu therapeutic,” tambah perempuan berusia 23 tahun ini. Sementara bagi yang memiliki jadwal padat atau kerjaan menumpuk selama work from home (WFH), Ariel menyarankan untuk bermeditasi.


Digandeng Instagram

Ariel memang sudah sejak beberapa waktu lalu vokal soal pentingnya kesehatan mental. Ia pun terbuka soal masalah kesehatan yang dialami sejak remaja, yang salah satunya aki bat dari perundungan yang dialami di masa SMP.

Ia pun mencari bantuan psikolog secara mandiri sejak usia sekolah. Meski pengobatan gangguan mentalnya telah cukup berhasil dan mengaku bangga karena telah menyadari pentingnya kesehatan mental sejak belia, Ariel mengaku terkadang masih mudah tersulut emosi akibat perundungan di media sosial.

Ia mengaku pernah mengalami fase hingga harus menghapus satu per satu komentar negatif di akun Instagram @arieltatum dan membalasnya. Namun, kemudian ia belajar untuk mengikhlaskan karena menyadari ada banyak hal di dunia yang tidak bisa diubah, termasuk cara berpikir orang lain. “Jadi, ya tutup kuping sendiri, selama kita tahu bahwa kita enggak melakukan yang dituduhkan. Kembali
ke self love dan self acceptance,” tambahnya.

Demi kampanye kesehatan mental pula, ia berkolaborasi dengan salah satu organisasi untuk mengenalkan pentingnya publik mengelola permasalahan pribadi dan mengenal pentingnya kesehatan mental. Gerakan itu dibuat lewat kampanye #letsendthesame.

Tidak hanya itu, Ariel kini juga digandeng Instagram untuk mengampanyekan fitur baru bernama Guides. Fitur yang hanya ditujukan bagi organisasi dan kreator kredibel yang dikurasi pihak Instagram untuk menyebarkan konten positif. Lewat fitur itu, Ariel berkolaborasi dengan beberapa organisasi untuk membuat konten kesehatan mental yang dikemas ringan.

“(Fitur ini) berbicara mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental. Berbagai jenis gangguan kesehatan, dan tentunya topik kesehatan dikemas ringan sehingga masyarakat yang belum familier dengan topik ini bisa memahami lebih mudah. Penting untuk bisa dapatkan konten edukasi yang terpercaya, bisa dijadikan sumber informasi yang tepat. Ini juga mematahkan stigma yang ada di Indonesia,” pungkasnya. (M-1)

 

BERITA TERKAIT