20 May 2020, 00:10 WIB

Dua Bintang Muda Lambungkan Leverkusen


Akmal Fauzi | Sepak Bola

DUA bintang muda Jerman, Kai Havertz dan Florian Wirtz, menandai penampilan gemilang Bayer Leverkusen saat menekuk tuan rumah Werder Bremen 4-1 pada lanjutan Bundesliga, kemarin dini hari.

Havertz, 20, pantas menjadi tumpuan pelatih Die Werkself--julukan Leverkusen--asal Belanda, Peter Bosz, dengan melesakkan dua gol awal di menit ke-28 dan 33. Tak kalah menawan, Wirtz yang masih berusia 17 tahun 15 hari menjadi pemain termuda saat debut membela Leverkusen. Pemain berposisi gelandang itu memecahkan catatan yang sebelumnya ditorehkan Havertz saat merumput di usia 17 tahun 126 hari pada musim 2016/2017.

Havertz pantas menonjol karena saat ini menjadi incaran klub elite Inggris, Manchester United dan Liverpool. Meski demikian, legenda Jerman Michael Ballack berpandangan pemain yang kini diperkirakan berharga transfer 81 juta euro itu lebih baik bertahan di Leverkusen.

“Leverkusen sangat cocok untuk perkembangan pemain-pemain muda top. Leverkusen memainkan sepak bola atraktif dan memiliki fasilitas pelatihan sangat bagus,” lanjut mantan gelandang Chelsea itu.

Pujian untuk debut Wirtz mengalir dari sang pelatih, Peter Bosz. “Menurut saya, level permainan dia tinggi sekali. Sudah pasti, dia pemain yang sangat bagus,” tutur Bosz di laman resmi Bundesliga.

Kontribusi Havertz dan Wirtz itu membuat serangan tim tamu menjadi dominan dengan penguasaan bola hingga 63%. Havertz bahkan bermain hingga lima menit akhir sebelum ditarik keluar. Wirtz yang mengisi gelandang kanan diberikan waktu tampil hingga 61 menit.

Permainan menyerang yang menjadi ciri Peter Bosz sudah membuahkan gol lewat sundulan Kai Havertz di menit ke-28, yang memanfaatkan sodoran Moussa Diaby. Tuan rumah sempat membalas lewat aksi Theodor Selassie, 2 menit berselang. Namun, di menit ke-33, kembali Havertz membuat Leverkusen unggul 2-1 yang bertahan hingga jeda.

Di babak kedua pada laga tanpa penonton karena Bundesliga bergulir dengan protokol kesehatan ketat di tengah pandemi korona, Leverkusen makin menguatkan dominasi. Mitchel Weiser menambah keunggulan tim tamu di menit ke-61, dan ditutup aksi Karem Demirbay di menit ke-78.

Raihan tiga angka itu membuat Leverkusen terus menjaga kans bersaing di papan atas Bundesliga. Dengan mengoleksi 50 poin hasil 26 kali main, Leverkusen menempati posisi kelima klasemen. Leverkusen hanya berjarak delapan angka dari penguasa klasemen Bayern Muenchen dan empat poin saja tercecer dari posisi kedua Borussia Dortmund.


Seri A mundur

Dari Italia, kepastian lanjutan kompetisi Seri A kembali mundur setidaknya hingga 14 Juni. Hal itu terkait dengan keputusan pemerintah Italia yang menyatakan kegiatan olahraga tidak boleh berlangsung hingga tanggal tersebut. Sebelumnya Seri A sudah bersiap menggulirkan kompetisi mulai 13 Juni mendatang. Klub-klub elite Italia juga sudah mulai berlatih secara kelompok mulai Senin (18/5) dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Di Inggris, klub-klub Liga Primer sudah mulai menggelar latihan, kemarin. Setelah mendapat lampu hijau dari pemerintah, kompetisi kembali bergulir 12 Juni mendatang kendati ada suara-suara penolakan dari pemain yang merasa laga saat ini masih berbahaya. Pihak Liga Primer menyatakan berusaha menyelesaikan sisa musim ini hingga Juli nanti. Itu dilakukan agar musim mendatang bisa digulirkan setidaknya pada akhir Agustus. (AFP/Skysports/R-2)


 

BERITA TERKAIT