19 May 2020, 22:50 WIB

Pabrik Gula Laksanakan Operasi Pasar


Raja Suhud | Ekonomi

Dalam rangka stabilisasi harga dan pasokan gula kristal putih menjelang Hari Raya ldul Fitri, para produsen atau pabrik gula mendapat penugasan untuk terus melakukan operasi pasar.


Seperti  Pabrik Gula (PG)  Kebon Agung, produsen gula di Jawa Timur ini mendapat  penugasan dari Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri guna melakukan operasi pasar sejak 15 Mei lalu hingga menjelang Lebaran. 

Pelaksanaan operasi pasar tersebut telah dilakukan secara langsung kepada konsumen oleh PG Kebon Agung maupun melalui distributor yang ditunjuk dengan jumlah gula sebanyak 1.167 ton dan harga jual di tingkat konsumen sebesar Rp 12.500/kg. 

"Penugasan ini berkesinambungan dengan operasi pasar yang telah dilakukan sebelumnya oleh PG Kebon Agung sejak  27 Maret 2020 di Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah dengan jumlah sebanyak 593 ton dan acuan HET Rp 12.500/kg," jelas Dirut PG Kebon Agung Sudibyo dalam keterangan tertulisnya.

Selama operasi pasar berlangsung, harga gula berhasil ditekan menjadi Rp 15.000 per kg dari harga sebelumnya sebesar Rp17.000 hingga Rp20.000 per kg.  "Diharapkan operasi pasar yang berkelanjutan ini dapat menekan harga gula menjadi Rp 12.500 per kg," tandasnya. 

Selain di Malang, Pabrik Gula Kebon Agung juga siap mendukung pelaksanaan  operasi pasar di  Bali, Jogja, Ambon dan Surabaya. 

Selaam pelaksanaan operasi pasar, lanjut Sudibyo, pihaknya selalu memperhatikan prosedur penanganan dan pencegahan oovid-19, yaltu pemheli diwajibkan mengenakan masker dan cuci langan  menggunakan sabun dan air mengalir di Iokasi. (RO/E-1)

BERITA TERKAIT