20 May 2020, 07:05 WIB

Ini Empat Upaya BI Menjaga Perekonomian


Despian Nurhidayat | Ekonomi

Bank Indonesia (BI) memperkuat bauran kebijakan dan terus mencermati dinamika perekonomian di tegah pandemi covid-19. 

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan 4 upaya di samping tetap fokus pada stabilitas pasar uang dan sistem keuangan.

"KIta terus memperkuat bauran kebijakan yang diarahkan untuk memitigasi risiko penyebaran covid-19, menjaga stabilitas pasar uang dan sistem keuangan, serta bersinergi dengan pemerintah dan otoritas terkait dalam mempercepat Pemulihan Ekonomi Nasional," ungkapnya dalam video conference, Selasa (19/5).

Di samping langkah-langkah yang telah dilakukan, BI akan beberapa langkah seperti, pertama menyediakan likuiditas bagi perbankan dalam restrukturisasi kredit UMKM dan usaha ultra mikro yang memiliki pinjaman di lembaga keuangan.

Kedua, mempertimbangkan pemberian jasa giro GWM kepada semua bank. Ketiga, memperkuat operasi moneter dan pendalaman pasar keuangan syariah melalui instrumen Fasilitas Likuiditas Berdasarkan Prinsip Syariah (FLisBI), Pengelolaan Likuiditas Berdasarkan Prinsip Syariah (PaSBI), dan Sertifikat Pengelolaan Dana Berdasarkan Prinsip Syariah Antar Bank (SiPA).

"Keempat, mendorong percepatan implementasi ekonomi dan keuangan digital sebagai bagian dari upaya pemulihan ekonomi melalui kolaborasi antara bank dan fintech untuk melebarkan akses UMKM dan masyarakat kepada layanan ekonomi dan keuangan," pungkas Perry.

Ke depan, BI akan terus mencermati dinamika perekonomian dan pasar keuangan global serta penyebaran covid-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu, serta mengambil langkah-langkah kebijakan lanjutan yang diperlukan secara terkoordinasi yang erat dengan pemerintah dan KSSK.

"Ini untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta pemulihan ekonomi nasional," ujarnya. (E-1)

BERITA TERKAIT