19 May 2020, 20:38 WIB

Anies Sebut PSBB Ketiga Jadi Penghabisan, Demokrat: Sia-sia!


Insi Nantika Jelita | Politik dan Hukum

POLITIKUS Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean angkat bicara soal pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menyebut pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap ketiga menjadi penghabisan atau terakhir.

Menurutnya, banyak warga yang tidak patuh terhadap PSBB di Ibu kota. Sejak 10 April, Pemprov DKI resmi membatasi segala pergerakan warga demi menekan penularan Covid-19.

Baca juga: Mahfud MD: Larangan Mudik Tetap Berlaku

"Semoga betul ini menjadi PSBB yang terakhir karena Covid-19 berakhir. Dugaan saya, minggu depan akan jadi ledakan positif korona karena ketidak-disiplinan minggu ini cukup tinggi. Jadi, mungkin saja PSBB berakhir karena sia-sia, bukan karena sukses memutus Covid-19," ujar Ferdinand dalam cuitanya di akun @FerdinandHaean2, Jakarta, Selasa (19/5).

Menurut Ferdinand, PSBB tahap ketiga yang diperpanjang hingga 4 Juni bakal tidak efektif apabila tidak ada ketegasan dari Pemprov DKI Jakarta.

"Saya setuju dan mendukung langkah ini, tapi tolong lebih tegas terapkan sanksi kepada pelanggar PSBB. Bubarkan kerumunan yang terjadi, tegur sanksi yang tak gunakan masker," kata Ferdinand.

Dalam konferensi pers, Anies memastikan, tidak ada pelonggaran kegiatan sampai 2 minggu ke depan. Ia meminta warga untuk tetap disiplin mematuhi PSBB dan menjaga jarak dengan mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

"Dan ini akan bisa menjadi PSBB penghabisan jika kita disiplin. Karena itu, saya ngin sampaikan kepada semua, jangan sampai kita harus memperpanjang lagi. Saya minta tetap disiplin, meskipun kita memasuki musim lebaran, tetaplah berada di rumah. Kurangi kegiatan ke luar. Supaya kita bisa benar-benar mengakhiri masa PSBB ini," ujar Anies di Gedung Balai Kota Jakarta, hari ini. (OL-6)

BERITA TERKAIT