19 May 2020, 18:55 WIB

Garuda Minta Perpanjangan Waktu Pelunasan Utang Sukuk


Hilda Julaika | Ekonomi

MASKAPAI pelat merah, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, diketahui memiliki utang global sukuk sebesar US$ 500 juta yang jatuh tempo pada 3 Juni mendatang.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, mengatakan perseroan mengajukan perpanjangan waktu pelunasan Trust Certificates "Garuda Indonesia Global Sukuk Limited".

Pengajuan perpanjangan waktu pelunasan global sukuk untuk jangka waktu minimal tiga tahun. Usulan disampaikan dalam proposal permohonan persetujuan (consent solicitation) kepada pemegang sukuk (sukukholder).

Baca juga: Korona Paksa Garuda Tunda Bayar Utang dan Tunda Gaji

“Usulan perpanjangan pelunasan disampaikan melalui Singapore Exchange (SGX) dengan informasi keterbukaan di Indonesia Stock Exchange (IDX) dan kepada Otoritas Jasa Keuangan,” ujar Irfan dalam keterangan resmi, Selasa (19/5).

Selanjutnya, proposal perpanjangan waktu pelunasan global sukuk akan menunggu persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Sukuk. Rencanya, rapat diadakan pada akhir masa grace period, yakni 10 Juni.

"Melalui permohonan persetujuan (consent solicitation) atas sukuk ini, Garuda Indonesia dapat memperkuat pengelolaan rasio likuiditas perseroan di skala yang lebih favourable. Sehingga, kami dapat mengoptimalkan upaya peningkatan kinerja perseroan lebih dinamis,” papar Irfan.(OL-11)

 

BERITA TERKAIT