19 May 2020, 14:05 WIB

WHO akan Tinjau Penanganan Virus Korona


Nur Aivanni | Internasional

DIREKTUR  Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan bahwa ia akan memulai evaluasi independen atas penanganan pandemi virus korona.

"Saya akan memulai evaluasi independen pada saat yang tepat paling awal untuk meninjau pengalaman dan pelajaran yang didapat dan membuat rekomendasi untuk meningkatkan kesiapan dan respons pandemi nasional dan global," katanya dalam pertemuan virtual Majelis Kesehatan Dunia (WHO), seperti dikutip dari AFP, Selasa (19/5).

Sejumlah besar pemimpin negara dan menteri kesehatan memuji upaya WHO, tetapi Menteri Kesehatan AS Alex Azar justru mengatakan WHO gagal untuk memperoleh dan memberikan informasi penting tentang covid-19.

"Kita harus jujur tentang salah satu alasan utama wabah ini berputar di luar kendali: ada kegagalan oleh organisasi ini untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan dunia dan kegagalan itu menelan banyak korban jiwa," kata Azar dalam pertemuan tersebut.

Pertemuan Majelis Kesehatan Dunia tahun ini telah dipangkas dari yang biasanya berlangsung selama tiga minggu menjadi hanya dua hari. Pertemuan tersebut kali ini hanya fokus pada pandemi.

Baca juga: Brasil Minta Dokter Asal Kuba Praktik Lagi

Meskipun ada ketegangan yang meningkat antara dua ekonomi terbesar di dunia, negara-negara anggota berharap WHO akan mengadopsi resolusi yang ditujukan untuk membentuk tanggapan bersama, termasuk komitmen pada akses yang adil ke perawatan dan vaksin potensial.

Presiden Tiongkok Xi Jinping menyuarakan dukungan untuk pendekatan bersama dan berjanji dalam pidatonya untuk membuat vaksin apa pun yang dikembangkan negaranya tersedia bagi semua pihak.

Negara tersebut juga menawarkan bantuan sebesar US$2 miliar. Tiongkok saat ini memiliki lima vaksin potensial yang tengah dilakukan uji klinis.

Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Kanselir Jerman Angela Merkel pun menegaskan bahwa vaksin apa pun harus tersedia untuk semua orang. (AFP/A-2)

BERITA TERKAIT