19 May 2020, 12:41 WIB

Donasi Rp2,3 M untuk Akomodasi Tenaga Medis Covid-19 di Hotel


Deri Dahuri | Humaniora

SEJAK merebaknya pandemi virus korona atau Covid-19, para tenaga medis yang berada di garis depan dalam penanganan pasien telah berjuang keras. Mereka telah berjibaku untuk menyelamatkan mereka yang terinfeksi virus korona.

Indonesia dan banyak negara terus masih berjuang mengatasi Covid-19. Kasus dan korban meninggal akibat pandemi Covid-19 di Tanah Air masih terus bertambah. Data Senin (18/5), tercatat 18.010 orang positif, 4.324 orang sembuh, dan 1.191 orang meninggal. Sebagian korban yang meninggal di antaranya adalah para tenaga medis.

Data dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) pada 27 April 2020 mengungkapkan sebanyak 174 orang tenaga medis telah terpapar virus Covid-19. Sejumlah laporan mengungakapkan bahwa sebagian tenaga medis memilih tak pulang ke rumah karena khawatir membawa virus bagi keluarga mereka atau mengalami penolakan dari komunitas di lokasi tempat tinggal mereka.

Survei Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia dan Ikatan Perawat Kesehatan Jiwa Indonesia juga menunjukkan perawat mengalami pengucilan sosial karena telah merawat pasien Covid-19. Akibatnya, banyak dari mereka yang akhirnya tidak pulang sama sekali dan memilih untuk beristirahat di rumah sakit meskipun fasilitasnya terbatas. 

Untuk meringankan membantu para tenaga dalam tengah berjuang melawan virus korona,  Zurich Indonesia, melalui Z Zurich Foundation, menyumbangkan US$153.119 atau sekitar Rp2,3 miliar kepada Habitat for Humanity Indonesia  (Habitat Indonesia).

Dana sebesar Rp2,3 miliar itu akan digunakan untuk membiayai akomodasi serta transportasi dari dan ke rumah sakit bagi tenaga medis yang menangani pasien Covid-19. Selain itu, donasi tersebut akan digunakan untuk mendanai fasilitas akomodasi kamar hotel sebanyak 100 kamar selama 60 malam serta transportasi bagi tenaga medis.

“Kami berkomitmen untuk mendukung pemerintah Indonesia dalam upaya melawan virus Covid-19, dan ingin memberikan apresiasi sebesar-besarnya atas dedikasi dan keberanian para tenaga medis Indonesia yang bekerja tanpa henti di garis depan untuk menangani pasien Covid-19,” kata Chris Bendl, Country Manager Zurich Indonesia, dalam keterangan persnya, Selasa (19/5).

“Zurich Indonesia dan Z Zurich Foundation senang dapat bekerja sama dengan Habitat Indonesia untuk menyediakan tempat singgah bagi para pahlawan medis ini,” ujar Chris Bendl.

Susanto selaku National Director Habitat for Humanity Indonesia, menjelaskan, “Dampak sosial yang dialami oleh tenaga medis saat ini cukup mengkhawatirkan karena mereka tidak mendapatkan istirahat yang layak untuk dapat kembali merawat dan menangani pasien."

"Sebagian dari mereka bahkan ditolak oleh komunitas di tempat tinggal mereka karena berhubungan langsung dengan pasien Covid-19. Hal yang dapat kita lakukan adalah mendukung para pejuang garis depan ini melalui akomodasi yang aman dan nyaman dalam perjuangan mereka melawan Covid-19 untuk kita,” ujarnya.

Kemitraan ini menandai kerja sama ketiga Zurich Indonesia dan Habitat Indonesia. Zurich Indonesia telah bekerja sama dengan Habitat Indonesia sejak 2017, ketika Zurich membangun tiga rumah, satu perpustakaan sekolah, dan mengadakan pelatihan literasi keuangan untuk masyarakat Desa Tanjung Anom di kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten.

Pada 2018, Zurich Indonesia melanjutkan kolaborasi ini dan menandatangani perjanjian untuk membangun program Kampung Zurich Bersahaja selama dua tahun berikutnya, dengan investasi senilai Rp3 miliar.

Hingga saat ini, Zurich telah membangun 18 rumah baru dan 32 fasilitas sanitasi serta mengadakan pelatihan pengembangan komunitas bagi masyarakat desa. 

Di tengah tantangan pandemi Covid-19 di Indonesia, Zurich Indonesia dan Asuransi Adira, yang beberapa waktu lalu diakuisisi, berencana untuk membangun 17 rumah dan 10 fasilitas sanitasi tambahan hingga akhir 2020. (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT