19 May 2020, 12:16 WIB

Hari Kedua, Pekerja Migran Kembali Tiba di Semarang


Haryanto | Nusantara

PARA  Pekerja Migran Indonesia (PMI) mulai berdatangan ke Jawa Tengah. Setelah Senin (19/5) sebanyak 57 PMI asal Malaysia tiba di Jateng. Dan hari ini, Selasa (19/5) ada 39 PMI tiba di Bandara Ahmad Yani Semarang.  Untuk memastikan protokol kesehatan dijalankan ketat, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meninjau langsung penanganan para PMI yang baru mendarat di Bandara Ahmad Yani Semarang itu.

Didampingi General Manager Angkasa Pura I, Hardi Ariyanto, Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jateng, Ganjar berkeliling untuk memastikan tidak ada yang terlewatkan dalam penanganan para PMI. Di tempat itu, Ganjar cukup puas dengan penerapan protokol kesehatan terhadap para PMI. Begitu turun dari pesawat, semua PMI dibawa ke ruangan khusus yang terletak di depan Ruang Imigrasi Bandara untuk dicek kesehatannya.

Satu persatu PMI yang datang langsung dilakukan rapid test serta pengecekan kesehatan lainnya oleh puluhan petugas yang dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD). Saat antre, mereka juga duduk dengan kursi yang diatur jaraknya.

Meski mencoba mengajak ngobrol dengan para PMI ataupun petugas, Ganjar tetap menaati protokol kesehatan yang ditetapkan. Ia tetap jaga jarak, memakai masker dan berkacamata khusus saat berbicara dengan para PMI dan petugas yang ada di sana.

baca juga: Stok Pupuk di Klaten Aman Meski Tidak Sesuai RDKK Petani

"Mau pulang ke mana ini? Sudah rapid test kan? Sehat-sehat ya, jangan lupa nanti dikarantina dulu, biar semuanya aman," ucap Ganjar dijawab siap oleh para PMI itu.

Secara keseluruhan, Ganjar mengatakan bahwa penerapan protokol kesehatan terhadap PMI di Bandara Ahmad Yani Semarang sudah dilakukan ketat. Pihak Dinas Kesehatan dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) sudah menyiapkan semua protokol dengan baik.

"Alhamdulillah bagus, semuanya bisa lancar karena sudah dipersiapkan dengan baik. Sehingga, meski pengecekan secara ketat, tapi mereka kawan-kawan PMI ini tetap merasa nyaman dengan pelayanan ini," katanya. (OL-3)

BERITA TERKAIT