19 May 2020, 11:35 WIB

3.050 Peserta Ikuti Pelatihan Daring Gratis dari Klikerja


mediaindonesia.com | Ekonomi

PLATFORM Klikerja memberikan pelatihan gratis kepada 3.050 peserta untuk gelombang pertama. Pelatihan dilakukan secara daring baik dengan rekaman video maupun video conference (real time).

Antusiasme peserta yang ingin bergabung termasuk tinggi. Hanya dalam hitungan hari, ribuan orang mendaftarkan diri untuk mengikuti pelatihan. Selain itu, pelatihan ini juga mendapatkan dukungan dari startup dan komunitas.

Klikerja.com merupakan gerakan #GotongRoyong di tengah pandemi Covid-19 untuk dapat membantu yang terkena PHK maupun kesulitan ekonomi sehingga mereka bisa bangkit dan hidup layak bersama keluarga.

Sebelum mengikuti pelatihan, peserta terlebih dahulu wajib mendaftar via website. Kemudian mengikuti training skill online secara gratis, selanjutnya akan dihubungkan dengan startup/perusahaan pencari kerja.

Baca juga: Polri Minta Pemda Beri Napi Asimilasi Pelatihan Kerja

Pelatihan diberikan oleh partner yang tergabung sebagai ‘pemberi course gratis‘ di antaranya Klik Coaching, Woobiz, NTrans Translation, Times Indonesia, Legal Culture Institue, Sehati dan Excelloka.

“Alhamdulillah pelatihan gratis gelombang pertama berjalan lancar. Peserta mengikuti pelatihan yang sifatnya praktis. Harapanya, ilmu yang didapat bisa diimplementasikan langsung saat work from home maupun pascapandemi covid-19," kata salah satu inisiator gerakan gotong royong Budy Sugandi.

Jenis pelatihan online gratis yang diberikan yaitu cara menjadi penerjemah bahasa, menulis opini di media massa, marketing online, menjadi surveyor penelitian, manajemen stress, belajar IELTS, persiapan mendaftar beasiswa ke luar negeri, menjadi digital citizen journalist (salurkan hobi dan dapat duit) hingga mengajar daring yang efektif. Bagi anda yang tertarik silahkan klik: http://klikerja.com/

“Setelah pelatihan gratis ini diberikan, para peserta bisa langsung menerapkan ilmu yang didapat sehingga bisa menambah pundi-pundi rejeki di tengah pandemi covid-19," imbuhnya.(RO/OL-5)

BERITA TERKAIT