19 May 2020, 11:23 WIB

Tak Kenakan Masker di Purbalingga, Dikarantina Semalam


Lilik Darmawan | Nusantara

PEMKAB Purbalingga, Jawa Tengah (Jateng) siap mengarantina warga di wilayah setempat yang tidak mengenakan masker di tempat umum. Ada dua tempat karantina yang telah disiapkan yakni di Gedung Korpri Purbalingga dan Bumi Perkemahan (Bumper) Munjulluhur. Penegasan itu disampaikan oleh Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi saat melakukan sidak di sejumlah pusat perbelanjaan di Purbalingga pada Senin (18/5) petang. 

"Pokoknya warga yang keluar rumah tidak mengenakan masker ataupun yang bergelang khusus berada di tempat keramaian, maka akan langsung masuk karantina. Tinggal memilih, mau karantina di Gedung Korpri atau di Buper Munjulluhur," tegasnya.

Bupati mengungkapkan ketegasan itu penting, karena sebagai upaya untuk menekan kasus Covid-19 di Purbalingga. 

"Kasus Covid-19 di Purbalingga sudah semakin meningkat, bahkan sampai sekarang sudah ada 51 kasus positif. Kalau tidak ada upaya menekan, maka angka bisa saja akan meningkat," ujar Bupati.

Dalam inspeksi tersebut, toko-toko dan pusat perbelanjaan ramai dikunjungi oleh masyarakat. Bupati kembali mengimbau kepada masyarakat agar menahan diri untuk keluar rumah. 

"Jika tidak ada urusan yang mendesak, tolong jangan keluar rumah. Jika memang terpaksa keluar, maka masker harus dikenakan. Sehingga upaya menekan angka kasus Covid-19 dapat dilaksanakan dengan baik. Tentu hal itu harus ada dukungan dari masyarakat," tegasnya.

baca juga: Pemda di Jateng akan Tutup Pasar yang Tak Ikut Protokol Kesehatan

Sebelumnya, pemkab telah mengeluarkan surat edaran (SE) Bupati Purbalingga terkait dengan protokol penanganan Covid-19 yang harus dilakukan oleh pusat perbelanjaan. Di antaranya adalah menolak pengunjung yang tidak mengenakan masker dan menjaga jarak antar pengunjung atau physical distancing. (OL-3)


 

BERITA TERKAIT