19 May 2020, 07:33 WIB

Hadapi Pandemi, Pemerintah Kucurkan Dana Desa Rp20,8 T untuk BLT


Theofilus Ifan Sucipto | Politik dan Hukum

MENTERI Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menyampaikan adanya kucuran dana desa sebesar Rp20,8 triliun yang akan digunakan untuk bantuan langsung tunai (BLT) bagi masyarakat desa selama pandemi virus korona (covid-19).

"Rp20,8 triliun telah tersalur ke rekening kas desa (RKD) di 51.156 desa," kata Abdul Halim di Jakarta, Senin (18/5).

Halim mengatakan bantuan tersebut untuk mempercepat penyaluran BLT Dana Desa pada masyarakat. Dia berharap dana bisa dimanfaatkan untuk penanganan kesehatan warga desa selama pandemi korona.

Selain itu, lanjut Halim, BLT Dana Desa merupakan wujud pemerintah memberi jaring pengaman bagi warga miskin. Bantuan tersebut juga berfungsi untuk menjalankan roda perekonomian desa.

"Ini untuk menjalankan kebijakan padat karya tunai desa," ujarnya.

Baca juga: BLT Dana Desa Tidak Perlu Tunggu Pengesahan Kepala Daerah

Halim mengungkapkan sejumlah provinsi yang telah menyalurkan BLT Dana Desa di hampir seluruh desa di wilayahnya yakni Bangka Belitung, Bali, Kepulauan Riau, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara..

"Sedangkan penyaluran yang paling rendah adalah Banten, Sumatra Utara, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, dan Aceh," imbuh Halim.

Halim mengaku ingin mempercepat penyaluran BLT Dana Desa ke seluruh wilayah. Kemendes PDTT, ungkap dia, telah berkoordinasi dengan Menteri Dalam Negeri untuk mendorong kepala daerah masing-masing.

"Supaya memberi kemudahan dan memfasilitasi penyaluran BLT Dana Desa," tutur Halim.(OL-5)

BERITA TERKAIT