19 May 2020, 05:57 WIB

Sungai Ciliwung Meluap, 17 RW di Jaktim Terendam Banjir


Antara | Megapolitan

KEPALA Pusat Data Informasi dan Kebencanaan BPBD DKI Jakarta Mohammad Insaf menginformasikan adanya wilayah di Jakarta yang terkena banjir akibat meluapnya Sungai Ciliwung pada Selasa (19/5) pagi. Wilayah yang terimbas banjir yakni 17 rukun warga (RW) di Jakarta Timur dan sebagian Jakarta Selatan. Ketinggian air untuk tiap masing-masing wilayah bervariasi.

"Jumlah pengungsi mencapai 128 jiwa yang tergabung dalam 38 kepala keluarga (KK)," ujarnya, Selasa (19/5).

Jumlah pengungsi didata dari dua lokasi pengungsian di Kelurahan Balekambang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Total wilayah yang tergenang air luapan Sungai Ciliwung 17 RW atau 0,62 persen wilayah DKI," imbuhnya.

Wilayah yang tergenang hingga pukul 03.00 WIB di Jakarta Timur di antaranya empat RW di Kelurahan Kampung Melayu dengan ketinggian air 10-50 sentimeter.

Baca juga:  Jakarta akan Terkena Banjir Kiriman dari Bogor Selasa Dini Hari

Kelurahan Bidara Cina sebanyak dua RW dengan ketinggian air 30-100 sentimeter. Kemudian Kelurahan Cawang sebanyak enam RW dengan ketinggian air 20-150 sentimeter.

Satu RW di Kelurahan Balekambang dengan ketinggian air 40-100 sentimeter.

Sementara di Jakarta Selatan pada satu RW di Kelurahan Pejaten Timur dengan ketinggian air 100 sentimeter. Lalu satu RW di Kelurahan Kebon Baru satu RW setinggi 50 sentimeter.

Kelurahan Manggarai sebanyak satu RW dengan ketinggian air 50 sentimeter. Kelurahan Pengadegan sebanyak satu RW dengan ketinggian air 10-50 sentimeter.

Luapan Sungai Ciliwung dipicu hujan lebat yang mengguyur kawasan hulu di Bogor, Jawa Barat, pada Senin (18/5) sore. TMA Katulampa saat itu mencapai 100 sentimeter atau siaga III pada Senin pukul 16.05 WIB karena hujan turun merata di kawasan Bogor.

Situasi Pintu Air Manggarai pada Senin pukul 21.00 WIB berstatus siaga 4 dengan TMA 670 sentimeter dan awan mendung.(OL-5)

BERITA TERKAIT