19 May 2020, 02:11 WIB

Pemkot Tangsel Larang Salat Id Berjemaah


Farhan Dwitama | Megapolitan

PEMKOT Tangerang Selatan, Banten, menegaskan, tidak boleh ada salat id berjemaah di wilayahnya. Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany, mengatakan, keputusan itu telah disepakati oleh Majelis Ulama Indonesia dan kantor Kementerian Agama setempat.

"Sudah jelas bahwa PSBB (pembatasan sosial berskala besar) diperpanjang. Sekolah, beribadah, dan bekerja (dilakukan) di rumah. Disepakati untuk salat id juga tidak ada (berjemaah)," ungkap Airin, Senin, (18/5).

Airin mengaku pernah mengusulkan pelaksanaan salat Idulfitri bisa dilakukan khusus warga yang tinggal di kompleks perumahan. Namun atas berbagai pertimbangan, usulan itu tak akan direalisasikan.

"Tapi kembali lagi disampaikan, apakah ada jaminan jika yang salat itu hanya orang situ saja. Akhirnya kita sepakat bahwa tidak ada salat id (berjemaah)," tandasnya. 

Airin menambahkan guna mencegah kesalahpahaman, pihaknya menggandeng MUI dan Kementerian Agama untuk menjelaskan kepada masyarakat tentang pelaksanaan salat id ditengah pandemi Covid-18.

"Kalau secara resmi nanti oleh MUI dan Kemenag Tangsel, karena beliau yang paham bahasa agama dalam menyampaikan pesan ini kepada masyarakat," pungkasnya. (OL-8).

 

 

 

 

 

BERITA TERKAIT