19 May 2020, 00:42 WIB

Nekat Mudik, Belasan Ribu Kendaraan Dipaksa Putar Balik


Siti Yona Hukmana | Megapolitan

BELASAN ribu kendaraan terjaring Operasi Ketupat Jaya 2020 saat akan keluar Jakarta alias mudik. Semua kendaraan tersebut diminta balik ke asalnya.

"Dari data penyekatan Operasi Ketupat Jaya 2020, kendaraan yang diputar balikkan selama 24 hari total 19.940 kendaraan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dikutip dari Medcom, Senin (18/5).

Kendaraan tersebut diduga hendak mudik Lebaran. Sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, polisi menghalau para pemudik untuk mencegah penyebaran virus korona.
 
Pemudik banyak yang nekat balik ke kampung halaman lewat jalan arteri. Sebanyak 8.573 kendaraan terjaring razia dan diminta memutar balik.

"Selama 24 hari operasi ini jumlah kendaraan pribadi kita putar balik (sebanyak) 3.442, kendaraan umum 2.049, dan 3.082 sepeda motor," ujar Yusri.

Pemudik juga banyak melewati pos pengamanan (pospam) Gerbang Tol Cikarang Barat, Bekasi. Sebanyak 7.042 kendaraan diarahkan untuk balik ke Jakarta.

"Sebanyak 4.378 kendaraan pribadi dan 2.664 kendaraan umum," beber Yusri.

Pemudik juga melintas di pospam Gerbang Tol Cikupa. Tercatat sebanyak 4.325 dikenakan sanksi dengan memutar balik. Rinciannya, sebanyak 2.609 kendaraan pribadi, dan 1.716 kendraan umum.

Masyarakat yang mengotot mudik hanya dikenakan saksi dengan memutar balik kendaraan. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), hukuman pidana penjara dan denda hanya dikenakan terhadap travel gelap.

Polisi telah menindak 202 travel ilegal. Sopir travel terancam hukuman dua bulan penjara atau denda Rp500 ribu. (OL-8).

 

 

BERITA TERKAIT